Pelantikan Gubernur

Dilantik jadi Gubernur dan Wakil Gubernur, Martoyo Optimistis Midji-Norsan Realisasikan Janji

Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, saya pikir keduanya tidak akan diskriminasi dalam pembangunan, baik pesisir hingga pedalaman

Dilantik jadi Gubernur dan Wakil Gubernur, Martoyo Optimistis Midji-Norsan Realisasikan Janji
ISTIMEWA
Sutarmidji dan Ria Norsan usai dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - "Saya optimis dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur sebagai pasangan terpilih untuk merealisasikan janji-janjinya," kata Pengamat Kebijakan Publik
Dr. Martoyo, MA, Rabu (5/9/2018).

Sebelum dilantik, keduanya sudah komentar tentang RS Soedarso, itu satu diantara wujud dan komitmen untuk memperbaiki sarana prasarana kesehatan. Apalagi sebagai barometer Kalbar RS Soedarso sebagai RS rujukan sangat bagus sekali dalam meningkatkan pelayanan.

Kemudian kaitan dengan pemekaran, saya juga yakin dan optimis selagi pusat membuka kran untuk daerah pemekaran baru maka terealisasi. 

Baca: Terbakar, Rumah Kasmin Rata dengan Tanah, Berikut Keterangan Saksi Mata 

"Apalagi ada komentar dari Bupati Sintang yang telah menyiapkan sarana dan prasarana Ibu Kota Kapuas Raya, dalam kurung waktu tiga tahun kedepan saya pikir bisa direalisasi dengan perkembangan nasional kaitan pemerintahan nantinya," jelas Martoyo.

erkait penyusunan RAPBD, lanjut dia Sutarmidi sudah berkomitmen untuk merevisi. "Saya pikir APBD akan disesuaikan dengan visi misi beliau, dan saya pikir beliau berdua punya terobosan-terobosan bersifat nasional dan tidak mengandalkan APBD saja untuk penganggaran guna mewujudkan visi dan misi seperti peningkatan kesehatan, dan pendidikan gratis," tambah Martoyo..

Dia yakin bisa terealisasi sepanjang pertumbuhan ekonomi di Kalbar bagus, terlebih pasangan ini juga telah komit untuk memperbaiki IPM Kalbar.

Disamping mengandalkan APBD atau pendapatan daerah, saya pikir beliau punya komitmen mencari terobosan baru karena sudah pengalaman seperti di Kota. Jika Kota Pontianak hanya mengandalkan APBD tentu tidak mencukupi, namun buktinya prasarananya bagus sekali dan sekolah juga diperbaiki, dengan modal itu saya pikir dalam waktu lima tahun kedepan kita mendukung dan terealisasi.

"Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, saya pikir keduanya tidak akan diskriminasi dalam pembangunan, baik pesisir hingga pedalaman. Sepanjang pusat mempunyai program pengembangan daerah, saya pikir pemerataan pembangunan didaerah juga akan terwujud. Satu diantara wujud pemerataan pembangunan didaerah adalah pemekaran daerah baru dan menjadi bukti yang konkrit," jelasnya lagi.

Baca: Terendam Banjir Setelah Diterjang Topan Jebi, Bandara Internasional Kansai Hentikan Operasi

Untuk penyusunan SKPD baru di Provinsi saya yakin tetap dilakukan namun tetap mengedepankan kinerja yang baik, bahkan dalam sisi lain bisa saja penyusunan SKPD dengan unsur dari pejabat daerah.

"Saya pikir, dengan bisa pendekatan saat kampanye didaerah-daerah, Midji-Norsan saya rasa tidak akan menganak tirikan atau pilih-pilih wilayah untuk dibangun, semua punya kesempatan yang sama dan tentunya Midji-Norsan minta dukungan semua elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan," imbuhnya.

Harapannya, lima tahun kedepan ada perubahan, minimal IPM bisa meningkat, prasaran infrastruktur daerah berkembang dan terhubung akan mewujudkan sisi ekonomi yang baik. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved