Warga Perbatasan di Badau Kesulitan Air Bersih

Adenan menjelaskan, di Kecamatan Badau memang ada program air bersih namun tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Warga Perbatasan di Badau Kesulitan Air Bersih
NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Camat Badau Kabupaten Kapuas Hulu Adenan menyatakan, sekarang daerah Perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu masih kesulitan air bersih.

"Kesulitan air bersih di Kecamatan Badau, sudah hampir empat atau lima bulan terakhir ini. Jadi ada sejumlah masyatakat yang sama sekali tidak dialiri air bersih, terpaksa masyarakat menggunakan air sungai yang kondisinya pun tidak terlalu bersih," ujarnya kepada wartawan, Senin (3/9/2018).

Baca: Kasus Rabies di Kapuas Hulu Belum Ada Peningkatan

Baca: Hal Ini yang Bisa Dilakukan Untuk Cegah Rabies

Adenan menjelaskan, di Kecamatan Badau memang ada program air bersih namun tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Seharusnya pihak konsultan dapat mengkaji disaat musim kemarau seperti ini," ucapnya.

Camat berharap, pihak terkait dapat mengatasi persoalan air bersih tersebut, karena persoalan itu sudah cukup lama menjadi keluhan masyarakat.

"Dalam berbagai kesempatan, saya selalu menyampaikan keluhan masyarakat tentang air bersih itu," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved