Pemerintah dan Bank Indonesia Sepakati Dua Langkah Strategis Kendalikan Inflasi

Langkah-langkah tersebut terutama ditujukan untuk menjaga inflasi volatile food di kisaran 4% melalui 4 pilar strategi

Pemerintah dan Bank Indonesia Sepakati Dua Langkah Strategis Kendalikan Inflasi
NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah dan Bank Indonesia menyepakati langkah-langkah strategis untuk menjaga inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran 3,5%±1% untuk 2018-2019 dan membawa inflasi dalam tren yang menurun menjadi 3,0 0/0±1 0/0 pada jangka menengah 2020 - 2021.

Langkah-langkah tersebut terutama ditujukan untuk menjaga inflasi volatile food di kisaran 4% melalui 4 pilar strategi yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Baca: Segera Dilantik sebagai Gubernur, Sutarmidji Mohon Doa dari Masyarakat

Baca: TERPOPULER - Dari UAS Tolak Undangan Ceramah Kerajaan Malaysia Hingga Jadwal MotoGP

Demikian kesimpulan yang mengemuka dalam rapat koordinasi antar pimpinan lembaga dan kementerian yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat pada 24 Agustus 2018 lalu di Jakarta.

Pertemuan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku ketua TPIP dan dihadiri oleh Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan dan Gubernur Bank Indonesia serta para pejabat dari Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian BUMN.

Selain itu hadir Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Sekretariat Kabinet, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan Perum BULOG.

Bank Indonesia melalui press releasenya menyebut langkah-langkah strategis yang disepakati pada pertemuan tersebut meliputi, fokus langkah-langkah pengendalian inflasi sampai dengan akhir tahun 2018 pada kecukupan pasokan pangan strategis untuk mengendalikan inflasi volatile food sebesar 4%-5%, antara Iain melalui penguatan posisi Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Kedua, menetapkan acuan kebijakan pengendalian inflasi 2019 - 2021 yang difokuskan pada upaya memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi, dengan didukung ketersediaan data yang akurat, kerjasama antar daerah, perbaikan sarana produksi, dan infrastruktur.

Selain itu, rapat koordinasi juga mencermati adanya faktor risiko meningkatnya tekanan inflasi, terutama inflasi volatile food, yang disebabkan oleh gangguan cuaca. Rapat Koordinasi juga menyepakati untuk terus melakukan komunikasi yang efektif kepada masyarakat guna mengelola ekspektasi.

Ke depan, Bank Indonesia dan Pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dan mensinergikan kebijakan untuk dapat mencapai inflasi yang rendah dan stabil guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkesinambungan, seimbang, dan inklusif.

Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved