Krisis Air Bersih, Tiga Desa di Kecamatan Kalis Damba Jaringan PDAM
Ada sekitar 3.000 warga di tiga desa ini, mereka disana terpaksa menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Seorang warga Kecamatan Kalis Tambunan menyatakan, sekarang ini ada tiga desa di Kecamatan Kalis yaitu Desa Tekudak, Desa Tanjung Jaya, dan Desa Tanah Putih, hingga sekarang ini belum sama sekali ada air bersih dari PDAM.
"Ada sekitar 3.000 warga di tiga desa ini, mereka disana terpaksa menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya kepada wartawan, Senin (3/9/2018).
Tambunan menilai, bahwa pemerintah daerah sepertinya pilih kasih, dalam melakukan pembangunan, padahal tiga desa tersebut jaraknya sangat dekat dengan ibu Kota Kabupaten.
"Sudah beberapa kali masyarakat disana itu mengajukan pembangunan saluran air bersih, tapi Pemkab tak menanggapi," ucapnya.
Baca: Panitia Gelar Rapat Pemantapan Persiapan Konsekrasi Gereja Katedral Sanggau
Menurutnya, untuk sumber air ditiga desa tersebut sebenarnya ada, karena wilayah tersebut terdapat beberapa bukit yang mengalirkan air bersih. Hanya saja untuk mengalirkan air bersih ketempat warga tersebut yang menjadi persoalan.
"Untuk bangun jaringan air bersih dengan DD dan ADD, saya rasa kurang karena memakan anggaran yang besar dan memang harus Pemkab Kapuas Hulu turun tangan," ujarnya.
Tambunan berharap, Pemkab Kapuas Hulu tidak menganaktirikan desa yang ada di Kecamatan Kalis tersebut. Dimana pembangunan di Kapuas Hulu ini merata dirasakan seluruh desa.
"Tentunya masyarakat di tiga desa Kecamatan Kalis juga merasa cemburu, dengan desa lain yang sudah memiliki jaringan air bersih, dan sementara tempat mereka belum ada," ungkapnya.