Breaking News:

Deklarasi 2019 Ganti Presiden Dinilai Mahfud MD Sah dan Tidak Curi Start Kampanye

Mahfud menjelaskan, pemilu merupakan hak konstitusional setiap warga, sehingga setiap mereka berhak menyampaikan aspirasinya.

Editor: Madrosid
KOMPAS.COM
Mahfud MD 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Seusai menjadi pembicara dalam Pengenalan Studi Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Malang, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menyampaikan wajar apabila ada sekelompok orang menyampaikan aspirasinya menjelang Pemilu Presiden 2019.

Termasuk aspirasi berupa tagar #2019GantiPresiden.

Namun, aspirasi itu tidak boleh melanggar konstitusi yang ada di Indonesia.

Baca: Tutup Asian Games 2018, Presiden Dewan Olimpiade Asia Sebut Langit Indonesia Ikut Menangis

"Tergantung kita ya, tetapi sebaiknya kita itu ada dalam posisi bahwa kita mau Pilpres," ujar Mahfud Senin (3/9/2018).

Mahfud menjelaskan, pemilu merupakan hak konstitusional setiap warga, sehingga setiap mereka berhak menyampaikan aspirasinya.

Baca: 44 Cabor Akan Dipertandingkan di Ajang Porprov Kalbar November Mendatang

Karena itu, Mahfud meminta penegak hukum dan keamanan, profesional dalam menghadapi setiap aspirasi yang muncul di tengah masyarakat.

"Soal tagar itu saya kira tinggal kita menyikapinya. Saya berharap aparat penegak hukum, aparat keamaman juga bersifat profesional dan adil memberlakukan itu," ucapnya.

"Mana yang melanggar hukum itu ditindak, mana yang tidak melanggar hukum ya dibiarin saja. Karena itu bagian dari pesta, bagian dari demokrasi," ungkapnya.

Baca: Presiden Duterte Minta Maaf pada Barack Obama, Permasalahannya Terjadi Tahun 2016

Menurut Mahfud, selama tidak melanggar hukum, setiap aspirasi termasuk #2019GantiPresiden sah dilakukan.

Penegak hukum boleh melarang penyampaian aspirasi itu jika ada indikasi melakukan pelanggaran terhadap konstitusi yang ada.

"Tergantung bagaimana mengemasnya. Kan kadang kala ada yang disertai kekerasan, ada yang disusupi kekerasan, ada yang disusupi sikap destruktif terhadap konstitusi dan ideologi, itu yang ditindak," paparnya.

Mahfud menilai, deklarasi #2019GantiPresiden tidak termasuk mencuri start kampanye.

Menurut dia, deklarasi itu merupakan bagian dari aspirasi.

"Kalau menurut KPU dan Bawaslu belum ada nih kampanye. Sehingga sekarang aspirasinya belum terkait dengan kampanye sebenarnya memurut KPU dan Bawaslu ya. Tetapi, tetap secara hukum diawasi oleh aparat penegak hukum. Itu aja sebenarnya," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahfud MD Nilai Gerakan 2019 Ganti Presiden Bagian Sah Dilakukan.


Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved