Balap Sampan Tradisional untuk Cari Bibit Unggul Atlet Dayung di Mempawah

Desa Pasir Palembang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah menggelar perlombaan balap sampan pemancing Tradisional.

Balap Sampan Tradisional untuk Cari Bibit Unggul Atlet Dayung di Mempawah
TRIBUN PONTIANAK / FERRYANTO
Suasana Perlombaan Sampan Pemancing di Desa Pasir Palembang, Dusun Pelaik, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah. Minggu (02/09/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dalam Rangka memperingari hari Kemerdekaan RI ke 73.

Desa Pasir Palembang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah menggelar perlombaan balap sampan pemancing Tradisional.

Kegiatan ini sendiri di pusatkan di Dusun Pelaik, di Desa Pasir Palembang tersebut.

Tak kurang dari 42 grub pendayung turut memeriahkan perlombaan balap sampan ini.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Live Streaming Trans 7 MotoGP 2018: Aksi Valentino Rossi di Misano

Kepala Desa Pasir Palembang, Deny Yuliansyah mengatakan bahwa bersampan di Sungai Mempawah sudah menjadi sebuah budaya yang menjamur bagi warga Mempawah, khususnya warga Desa Pasir Palembang.

Oleh sebab itu, dalam kegiatan inipun pihaknya berharap bisa mendapatkan potensi - potensi baru dan bibit unggul atlet di bidang Dayung.

"Kita ketahui, kegiatan Dayung di Kabupten Mempawah ini bisa di katakan menjamur, jadi di harapkan dari pendayung 2 ini, kita bisa melihat dan mendapatkan potensi para pendayung yang bisa kita ikutkan di Sampan Bidar, Dayung 8 atau Sampan Dragon,"ungkapnya.

Selain itu, kegiatan inipun juga termasuk sebagai penyaluran Hobi Masyarakat di Pasir Palembang dan sekitarnya, karena ia menilai banyak di antara masyarakat di Desanya hoby memancing dengan menggunakan sampan.

Baca: Tjhai Chui Mie Tinjau Instalasi Pengelolaan Air Roban dan Cek Kelayakan Air Bagi Kesehatan

Iapun mengatakan bahwa bahwa dengan adanya kegiatan ini, di harapkan juga mampu mempereratkan hubungan antar masyarakat di wilayah Mempawah.

"Kan kegiatan ini bukan hanya untuk masyarakat Desa Pasir Palembang, namun juga warga masyarakat Desa lain,"tuturnya.

Iapun menilai bahwa perkembangan olah raga Dayung di Kabupaten Mempawah cukup baik.

"Kami memandang, Kabupaten juga merespon budaya dayung ini, sehingga Dayung ini tidak terputus hanya sampai di tingkat Desa saja,"ungkapnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved