Panwaslu Tegaskan Ketua RT yang Nyaleg Harus Mundur

Terlebih mereka mendapatkan uang insentif dari Pemerintah Kota Singkawang melalui dana APBD.

Panwaslu Tegaskan Ketua RT yang Nyaleg Harus Mundur
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
Divisi Penindakan dan Pelanggaran Panwaslu Kota Singkawang, Hendra Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Divisi Antar Lembaga Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Singkawang, Hendra Kurniawan menegaskan jika Ketua RT dilarang terlibat dalam partai politik.

Terlebih mereka mendapatkan uang insentif dari Pemerintah Kota Singkawang melalui dana APBD.

Baca: Diskominfo Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Pelajar Singkawang

Baca: Pemuda Singkawang Ini Harap Panitia Seleksi Sekda Singkawang Profesional dan Netral

"Hal itu juga sudah tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Singkawang No.5 tahun 2017 tentang lembaga kemasyarakatan kelurahan," katanya, Jumat (31/8/3018).

Sebagaimana dalam Pasal 13 huruf f disebutkan bahwa RT bukan anggota partai politik.

Jadi, apabila RT mencalonkan dirinya sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2019, maka konsekunsinya yang bersangkutan harus berhenti dari Ketua RT.

"Harus berhenti dari Ketua RT," tegasnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved