Dugaan Pemalsuan SKBS oleh Bacaleg, Parpol Harus Serahkan Surat Klarifikasi Paling Lambat Besok

Pihak Rumah Sakit Agoesdjam Ketapang telah melaporkan kasus ini ke Polres Kayong Utara...

Dugaan Pemalsuan SKBS oleh Bacaleg, Parpol Harus Serahkan Surat Klarifikasi Paling Lambat Besok
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Ketua KPU Kayong Utara, Rudi Handoko 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Masing-masing Parpol sudah harus menyerahkan surat klarifikasi dugaan pemalsuan Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) Rumah Sakit Agoesdjam Ketapang oleh 23 Bacaleg ke KPU Kayong Utara paling lambat Jumat (31/8/2018).

Hal ini disampaikan Ketua KPU Kayong Utara, Rudi Handoko usai menghadiri sidang ajudikasi penyelesaian sengketa Pemilu di Kantor Bawaslu Kayong Utara, Sukadana, Kamis (30/8/2018).

Baca: Permohonan Tiga Bacaleg Dipenuhi, KPU Akan Tindaklanjuti Perintah Bawaslu

Baca: Pesilat Ini Pacar Wewey Wita Peraih Emas Pencak Silat Asian Games, Begini Tradisi Keluarganya

"Terus kami tanggal 1 September sampai 3 September akan menyurati Parpol terkait penggantian DCS," paparnya.

Rudi membenarkan bahwa KPU Kayong Utara sudah pernah dipanggil Polres Ketapang untuk memberikan keterangan terkait dugaan pemalsuan SKBS ini.

Pihak Rumah Sakit Agoesdjam Ketapang telah melaporkan kasus ini ke Polres Ketapang.

"Kemarin tanggal 29 (KPU Kayong Utara) yang dipanggil oleh pihak Polres Ketapang," ujar Rudi.

Kendati demikian, Rudi belum dapat memastikan apakah 23 Bacaleg ini terancam akan dianulir saat penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) atau tidak.

"Kalau misalnya memang tidak memenuhi syarat calon ya kita TMS (Tidak Memenuhi Syarat) kan," ucapnya.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved