Pileg 2019

FGD Evaluasi Pilgub, Bawaslu Kalbar Soroti Suket, e-KTP dan Money Politik.

Namun kata dia, dalam konteks Bawaslu, problem besarnya adalah bagaimana menjerat money politik.

FGD Evaluasi Pilgub, Bawaslu Kalbar Soroti Suket, e-KTP dan Money Politik.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHO PANJI PRADANA
  Suasana saat KPU Provinsi Kalbar menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait dengan evaluasi penyelenggaraan Pilgub Kalbar 2018, di lantai 3 Hotel Ibis, Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, Selasa (28/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza menuturkan dalam FGD evaluasi Pilgub oleh KPU merupakan refleksi untuk lebih baik kedepannya, walaupun begitu ia mengatakan yang harus diperbaiki dipemilu nantinya ialah terkait DPT.

"Kita sudah menyampaikan pada kesempatan pleno penetapan paslon Pilgub, prinsipnya harus ada perbaikan dibeberapa sisi, kalau kita lihat dari FGD yang lalu, ini merupakan refleksi untuk kita semua, baik penyelenggara pemilu, bawaslu, stake holder lainnya dan parpol," ungkapnya, Selasa (28/8/2018).

Ia pun menuturkan, untuk mengatasi masalah klasik seperti DPT, diperlukan sinergisitas yang baik antara KPU dan Dukcapil.

Baca: RUPS Tetapkan Direktur Utama Pertamina, Berikut Nama Direksi Pertamina

Baca: SABH Minimalisir Pungli dalam Pendaftaran Badan Hukum, Ini Langkah Yang Dilakukan

"Pada prinsipnya problem hampir mirip dengan pilkada lain, problem besarnya adalah data pemilih, saya kira ketika kita bicara tentang suket atau E-KTP jadi tantangan besar, karena itu peran Disdukcapil dan KPU penting," tuturnya.

Namun kata dia, dalam konteks Bawaslu, problem besarnya adalah bagaimana menjerat money politik. 

"Dalam konteks pilkada kemarin sebenarnya relatif kecil yang kita temukan (money politik, red), tapi kalau kalau dalam pemilu 2019 kemungkinan potensinya sangat besar, karena para kontestannya banyak dan punya peluang untuk money politik, ini jadi tantangan untuk Bawaslu membangun skema penindakan dan pencegahan yang lebih jitu dan efektif," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved