Ini Hal-hal yang Tak Boleh Kamu Lakukan di Jembatan Darul Hana
Selain indah, jembatan ini juga memungkinkan kita melihat seluruh kawasan waterfront city Kuching dari atas.
Penulis: Leo Prima | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Leo Prima
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Keindahan Jembatan Darul Hana yang menghubungkan Kuching Selatan dan Kuching Utara, membuat para wisatawan ingin melintasinya.
Selain indah, jembatan ini juga memungkinkan kita melihat seluruh kawasan waterfront city Kuching dari atas.
Namun ada beberapa hal yang tak boleh kamu lakukan saat melintasi jembatan ini.
Baca: Jembatan Darul Hana, Pesona Baru Kota Kuching
Baca: Menang Tipis atas Persikat, Landak U 17 Juara Piala Soeratin Zona Kalbar
Pertama, kamu tak boleh memancing. Sungai Sarawak memang bersih.
Bahkan membuang sampah mendapat sanksi denda sampai 10 ribu Ringgit Malaysia.
Karena itu banyak ikan yang hidup di sungai itu.
Tapi kamu tak boleh sembarangan memancingnya, terlebih jika kamu memancing dari atas Jembatan Darul Hana.
Kedua, di atas jembatan Darul Hana, kamu tak boleh menggelar lapak dagangan.
Hal itu dilarang keras, karena akan mengganggu kenyamanan para wisatawan dan pengunjung yang datang dan ingin menikmati keindahan Kota Kuching dari atas jembatan.
Ketiga, dilarang mengendarai kendaraan bermotor di atas jembatan. Jembatan Darul Hana memang tinggi dan panjang. Namun itu bukan alasan kamu melintasinya dengan kendaraan bermotor.
Kamu boleh membawa sepeda, namun tak dinaiki. Dengan kata lain, sepeda kamu harus didorong saat melintasi jembatan tersebut.
Di atas jembatan, juga dilarang ada pengamen, atau pun kegiatan lain, terkecuali kamu mendapat izin dari pihak terkait.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jembatan-darul-hana_20180827_214811.jpg)