Idrus Marham Tersangka Korupsi Proyek PLTU 1 Riau, Cuitan Terakhir Sebut Presiden Jokowi

Politisi Golkar, Idrus Marham, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Idrus Marham Tersangka Korupsi Proyek PLTU 1 Riau, Cuitan Terakhir Sebut Presiden Jokowi
KOMPAS.com/Ihsanuddi
Mensos Idrus Marham (kanan) usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana, Jumat (24/8/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Politisi Golkar, Idrus Marham, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mengutip kompas.com, Idrus Marham, diduga dijanjikan menerima uang 1,5 juta Dollar AS dalam kasus dugaan suap pembangunan PLTU I Riau.

"IM diduga menerima janji, mendapatkan bagian yang sama besar, yakni sebesar 1,5 juta dollar Amerika Serikat," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Jumat (24/8/2018).

Berbeda dengan sejumlah politisi yang sangat aktif di twitter, Idrus Marham, tidak demikian.

Ia sangat irit melakukan cuitan di jejaring sosial tersebut.

Kalau pun ada, ia lebih banyak me-retwitt, postingan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Baca: KPK Kecolongan, Idrus Marham Bocorkan Dirinya Tersangka Korupsi, Ini Kasusnya

Baca: DPD Partai Golkar Kota Singkawang Target Raih 8 Kursi Pileg 2019

Khususnya terkait dengan aktivitas dirinya sebagai Menteri Sosial (Mensos) RI.

Idrus jadi Mensos menggantikan Khofifah Indar Parawangsa yang mundur karena bertarung di Pilgub Jawa Timur.

Cuitan Idrus Marham terakhir dilakukan pada 9 April 2018 pukul 22.15 WIB.

Saat itu, Idrus Marham yang merupakan politisi partai pendukung pemerintah, memprediksi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.

Halaman
123
Penulis: Hasyim Ashari
Editor: Hasyim Ashari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved