Asian Games
Tekad Tyas Berlatih Secara Mandiri Hingga Bawa Nama Indonesia di Asian Games
Pihaknya menyadari MPI merupakan Cabor yang masih belum familiar atau asing ditelinga masyarakat pada umumnya.
Penulis: Zulkifli | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tekad berlatih secara mandiri dengan didukung oleh orangtua yang dilakukan Maharani Azhri Wahyuningtyas dalam menekuni olahraga Modern Pentathlon Indonesia (MPI) berbuah hasil dengan kesempatan untuk memperkuat Indonesia di Asian Games.
"Selama ini kami berjuang secara total untuk selalu mendukung kegiatan Tyas yang sudah cukup menyita waktu antara sekolah dan padatnya jadwal latihan 4 Cabor secara mandiri dengan tidak mendapatkan sponsor dari pihak manapun," ungkapnya Hapsari Wahyu Dewi selaku orangtua Tyas kepada Tribun
Pihaknya menyadari MPI merupakan Cabor yang masih belum familiar atau asing ditelinga masyarakat pada umumnya.
"Mungkin termasuk Koni sendiri seperti tidak yakin dengan adanya Cabor ini dan kemampuan Tyas dalam mendalami 4 Cabor sekaligus dari 5 Cabor yang wajib bisa diikuti untuk tiap atlet Modern Pentathlon," ungkapnya
Selama ini Tyas melakukan latihan memanfaatkan fasilitas dari Cabor yang ada misalnya anggar (fencing) menumpang latihan bersama dengan para atlet Koni kota Pontianak, renang (swimming) kebetulan basic Tyas memang seorang perenang dan masih aktif berlatih di Pontianak Swimming Club (PSC), lari dilatih sendiri oleh ayahnya, sendiri yang juga mantan atlet balap sepeda di era 1990an yang saat ini msh aktif di ISSI Kota Pontianak selaku Sekretaris dan juga pelatih fisik putri Sepeda ISSI kota Pontianak, dan Cabor terakhir yang dipelajari Tyas adalah menembak yang ilmunya juga bermodalkan biaya sendiri di pakhas Brajamusti Pontianak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/atlet-mpi-indonesia-dan-tyas_20180824_164120.jpg)