Breaking News:

Kasus Meiliana, Menteri Agama Buka Suara dan Ungkap Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid

Meliana harus mendekam di penjara akibat dituduh melakukan penistaan agama karena meminta volume speaker masjid dipelankan ketika azan.

Penulis: Marlen Sitinjak | Editor: Marlen Sitinjak
Menteri Agama dan Meiliana 

TRIBUNPONTIANAK.co.id/Marlen Sitinjak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kasus yang menjerat Meiliana, warga Tanjungbalai, Sumatera Utara yang dijatuhi hukuman 18 bulan tahanan menyedot perhatian publik.

Meiliana harus mendekam di penjara akibat dituduh melakukan penistaan agama karena meminta volume speaker masjid dipelankan ketika azan.

Baca: TERPOPULER - Dari Kasus Video Mesum Luna Maya Hingga Mahfud MD Angkat Suara Soal Vonis Meiliana

Baca: Kronologi Lengkap Kasus Meiliana Dipenjara Karena Pengeras Suara Azan Hingga Mahfud MD Angkat Bicara

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin turut buka suara atas kasus ini.

Menurut Lukman, terjadi penerapan pasal penistaan agama yang keliru dalam kasus Meiliana.

" Hemat saya, mestinya penerapan Pasal 156a UU 1/PNPS/1965 dalam kasus Ibu Meliana tak bisa berdiri sendiri, karena harus dikaitkan dengan konteks Pasal 1 UU tsb," tulis Lukman di akun Twitter-nya, @lukmansaifuddin, Kamis (23/8/2018).

Pasal yang dimaksud adalah berikut:

Pasal 156a
Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barangsiapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan:
a. yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalah-gunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia;
b. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apapun juga, yang bersendikan ke-Tuhanan Yang Maha Esa.

Bunyi Pasal 1
Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan atau mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu
agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan keagamaan dari agama itu, penafsiran dan kegiatan
mana menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama itu.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga mem-posting aturan penggunaan pengeras suara di Masjid.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved