Imbau Nelayan Waspada saat Melaut
Beberapa waktu terakhir, Provinsi Kalimantan Barat kembali dilanda kebakran lahan dan bencana kebut asap.
Penulis: Ferryanto | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Beberapa waktu terakhir, Provinsi Kalimantan Barat kembali dilanda kebakran lahan dan bencana kebut asap.
Kebakaran lahan pun hampir merata terjadi di seluruh wilayah Kalimantan Barat, tak terkecuali Kabupaten Mempawah.
Di Kabupaten Mempawah sendiri, Kabut asap bukan hanya melanda wilaah daratan, namun juga wilayah perairan atau daerh laut.
Saat Tribun mengunjungi Pelabuhan Kuala pun jarak pandang di Pelanuhan ini cukup terbatas, hanya berkisar beberapa ratus meter.
Untuk itu, Dinas Pertanian,ketahanan Pangan, dan Perikanan, melalui Kepala Bidang Pertanian Teddy Prawoto menghimbau kepada seluruh Nelayan yang ada di Kabupaten Mempawah untuk berhati – hati bila hendak melaut.
karena saat ini kabut pun turut menyelimuti wilayah perairan, kendati pihaknya masih belum mengetahui hingga berapa Mil jarak Kabut dari daratan.
“kabut ini mengganggu sekali, karena di lautpun kabutnya juga tebal, untuk nelayan yang punya GPS, bisa pergi dan pulang, tapi kalau yang tidak punya GPS kan mereka mengandalkan tanda – tanda alam, pulau ini, pulau ini, ada bukit ini, tapi kalau tidak kelihatan kan jadi takut mereka,”ungkapnya.
Iapun mengungkapkan, dari Informasi yang pihaknya terima banyak nelayan yang khawatir dan takut untuk melaut, adapun nelayan yang nekat melaut namun tidak berani terlalu jauh dari wilayah daratan.
“saya menghimbau kembali kepada seluruh nelayan, agar berhati – hati lah bila hendak melaut terlebih kondisi kabut sedang tebal, kalaupun hendak nekat melaut, baikknya berkonvoi saja dan bergabung dengan teman nelayan yang punya GPS, jadi nanti bisa pergi dan bisa pulang,”ungkapnya.
Teddi mengungkapkan bahwa pihaknya juga sempat beberpa tahun lalu membagikan GPS kepada para nelayan.
“kita sering menganggarkan, dari pusat juga pernah, dan dari kita sendiri yang menganggarkan pun juga pernah, tapi untuk tahun ini memang belum ada,”ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pelabuban-kuala-kabupaten-mempawah_20180824_193438.jpg)