Ibu dari Bayi yang Didiagnosa Alami Gagal Nafas Tidak Dapat Menebus Obat

Bayi berusia 45 hari bernama Fikri yang di diagnosa gagal nafas dan pneumonia, saat ini sedang di rawat di RS. Anugerah Bunda Khatulistiwa.

Ibu dari Bayi yang Didiagnosa Alami Gagal Nafas Tidak Dapat Menebus Obat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NUR IMAM SATRIA
Kondisi rumah Kontrakan Agustina di Jln. Nurul Huda Gang H. Saleh 3, Kubu Raya. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bayi berusia 45 hari bernama Fikri yang di diagnosa gagal nafas dan pneumonia, saat ini sedang di rawat di RS. Anugerah Bunda Khatulistiwa (ABK) Pontianak. Ibu bayi Agustina (38) yang hanya sebagai Ibu rumah tangga mengaku jika, tidak bisa menebus obat ketika tadi pagi anaknya dibawa ke Puskesmas, Jumat (24/8/2018).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh adik kandung dari Agustina, Fitri. Fitri mengatakan jika kakaknya tadi pagi sempat mengeluh jika tidak dapat menebus obat untuk anaknya yang dibawa ke Puskesmas.

"Tadi pagi kiranya jam 07.00 Wib, kakak saya itu membawa anaknya yang sejak tadi malam mengalami sesak nafas, pada saat pulang ia mengeluh karena obatnya tidak ditebus, saya tanya kan, kenapa tidak ditebus? Dia jawab, bagaimana mau ditebus uang kakak cuma Rp. 20ribu," ujar Fitri saat ditemui di kediaman kakaknya di Gg. H. Saleh 3 Kubu Raya.

Fitri juga menceritakan jika keadaan ekonomi kakaknya memang sangat sulit, apalagi sejak suami Agustina pergi dan tidak pernah kembali sejak bayi mereka satu lagi bernama Fahri kembarannya Fikri yang sedang sakit ini meninggal dunia sekitar 20hari lalu.

"Itu lah bang, makanya kami sekeluarga bingung, bagaimana nanti buat biaya rumah sakit sekarang nih, apalagi kami dengar di ABK tuh mahal, mana bapaknya udah pergi entah kemana," tambah Fitri.

Agustina sendiri saat ini memiliki 3 orang anak dimana anak yang pertama sedang duduk di bangku SMA kelas 1, yang no.2 duduk di bangku SMP kelas 2, dan no.3 Fikri yang saat ini sedang di rawat di RS. ABK Pontianak, dan kembarannya Fikri yaitu Fahri baru saja meninggal sekitar 20harian lalu diakibatkan oleh sakit yang membuat kondisi Fahri yang saat itu badannya menguning.

Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved