Rayakan Peringatan IOD 2018, YP Gelar Beragam Kegaiatan di Citimall Ketapang

Sedangkan atraksi aksi teatikal (teater) bercerita tentang menjaga kehidupan di hutan.

Rayakan Peringatan IOD 2018, YP Gelar Beragam Kegaiatan di Citimall Ketapang
ISTIMEWA
Penampilan peserta saat peringatan IOD 2018 yang diselenggarakan YP bersama para Relawan Tajam, RebonK dan Penerima BOCS di Citimall Ketapang belum lama ini. 

Pada perlombaan syair gulung peserta lomba melantunkan syarir gulung yang merupakan bagian dari budaya. Peserta lomba syair sebagian besar menyampaikan pesan kepada khalayak (masyarakat luas) dan ajakan terkait pesan-pesan moral lingkungan, dan kecintaan mereka tanpa harus memiliki atau memilihara satwa dilindungi.

Sebagai Pemenang pertama dalam lomba Syair Gulung adalah Uti Al Faldan, dari MIN Ketapang. Sedangkan pemenang kedua adalah Girink Clara Belo dari SDN 05 Delta Pawan, pemenang ketiga Syarif Levi Nasira Sahab dari SDN 04 Benua Kayong dan pemenang keempat adalah Safitri Kirani dari SDN 20 Delta Pawan.

Para pemenang mendapatkan hadiah berupa paket hadiah, plakat dan sertifikat. Sebagai juri dalam perlombaan Syair Gulung di tingkat Sekolah Dasar dalam rangka IOD 2018 tersebut adalah Raden Abdillah dan Wijaya.

Direktur Program Yayasan Palung, Terri Lee Breeden menilai acara ini sukses. Ia merasa terkesan pada kapasitas para kelompok relawan yang mana para relawan muda bekerja untuk mengatur dan melakukan pertunjukan yang hebat.

Kami menjangkau khalayak luas dan dapat menyampaikan pesan tentang ancaman yang dihadapi orangutan saat ini dan apa yang dapat kita semua lakukan untuk membantu melindungi mereka dan habitat hutan mereka.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang atas kerja keras mereka dan menantikan acara seperti ini di tahun-tahun mendatang,” ungkap Terri melalui rilis Petrus.

Winda Lestari Relawan Tajam angkatan pertama juga sebagai Ketua Panitia Kegiatan IOD 2018 mengatakan kegiatan seperti ini sangat bagus dilakukan. Lantaran rangkaian kegiatan sudah menjadi aksi kampanye untuk satwa yang dilindungi seperti perlombaan syair gulung pun tersaji dan tersirat pesan moral konservasi. Selain itu juga syair gulung menjadi aksi yang nyata melalui budaya.

Baca: 23 Bacaleg Terindikasi Palsukan Surat Kesehatan, KPU Akan Klarifikasi ke Partai

Sementara itu Junardi dari Mahasiswa penerima Beasiswa BOCS mengatakan kegiatan IOD 2018 sangat bagus. Ia berharap di tahun-tahun mendatang kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan lagi dengan peserta yang lebih banyak dan di tempat-tempat yang strategis agar bisa menjangkau masyarakat.

Pada kegiatan tersebut terlihat antusias dari para tamu undangan dan para peserta lomba yang ikut ambil bagian dalam acara IOD tersebut. Pada malam harinya, Yayasan Palung bersama para relawan dan Mahasiswa BOCS melakukan pemutaran film lingkungan di Citimall.

Ada pun film lingkungan yang diputar sebagai media penyadartahuan atau kampanye dan hiburan kepada pengunjung. Film yang di putar antara lain adalah film Asimetris, film Indonesia Diambang Kepunahan dan film Sampah Man.

Halaman
123
Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved