IHSG Menguat Berikut Saham yang Dapat Dicermati

Investor asing pun terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar 552.33 miliar setelah rentetan aksi jual menghantui sejak pekan lalu

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Dhita Mutiasari
shutterstock
Ilustrasi pergerakan harga saham 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Reliance Sekuritas Indonesia merilis indeks saham asia ditutup mixed dengan pelemahan pada indeks TOPIX (-0,01%) dan HangSeng (-0,49%) sedangkan penguatan pada indeks Nikkei (+0,22%), CSI (+0,37%) dan KOSPI (+0,41%).

Branch Manager PT Reliance Sekuritas mengatakan investor menanti pertemuan bank sentral global setelah The Fed mengisyaratkan tidak ada perubahan pada laju pengetatan kebijakan moneternya. Greenback menguat pada mayoritas mata uang setelah the fed menyatakan siap melakukan peningkatan biaya pinjaman atau suku bunga jika kondisi Ekonomi terus expansi.

Baca: OJK Imbau Waspadai Perusahaan Fintech Tak Berizin

Baca: Idul Adha 2018, Kemenag Mempawah Kurbankan 19 Ekor Sapi

"IHSG (+0,65%) menguat 38,68 poin kelevel 5982,98 dengan sektor keuangan (+2,11%) menjadi pendorong penguatan. Spekulasi positif pada pertumbuhan kredit Indonesia yang mampu mengimbangi trend penguatan suku bunga menjadi angin positif disektor perbankan," sampainya Kamis, (23/8/2018).

Investor asing pun terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar 552.33 miliar setelah rentetan aksi jual menghantui sejak pekan lalu meskipun rupiah tertekan hingga 14638 per USD. Saham BBCA, BBRI dan INKP menjadi top net buy value investor asing.

Mengikuti mayoritas indeks saham di Asia yang ditutup terkonsolidasi, Indeks saham Eropa pun dibuka pada ambang penguatan dan pelemahan. Indeks Eurostoxx (+0,02%), FTSE (+0,09%), DAX (-0,14%) dan CAC (+0,11%) dibuka mixed setelah sempat menguat pasca naiknya indeks kinerja manufaktur dan jasa hingga menunjukan ekonomi kawasan Eropa masih cukup kuat.

Bank-bank sentral dunia menjadi fokus investor menunggu hasil pidato jerom powell diakhir pakan pada tema tingkat suku bunga. Secara teknikal IHSG bergerak break out resistance MA20 dan kembali menuju target level psikologis 6K.

Indikator stochastic bergerak bullish dengan indikator RSI yang memberikan dorongan momentum positif sehingga IHSG berpeluang kembali menguat meskipun terbatas diakhir pekan dengan rentan pergerakan 5925-6010.

"Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ANTM, ASII, BBNI, HRUM, SMRA, CTRA, PTPP, SMBR, BBTN," ungkapnya.

Tags
IHSG
saham
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved