Polusi Asap Mengancam, BPBD Surati Dinas Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup

Dalam beberapa Minggu terakhir Kalimantan Barat memang sedang dilanda bencana kebakaran hutan dan lahan hampir di seluruh Kabupaten

Polusi Asap Mengancam, BPBD Surati Dinas Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, Yudi, S.Sos., M.Si. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas Yudi M Si mengatakan, pihaknya sudah menyurati Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Sambas, terkait dengan penelitian mengenai kualitas udara di Kabupaten Sambas.

Sebagaimana diketahui, dalam beberapa Minggu terakhir Kalimantan Barat memang sedang dilanda bencana kebakaran hutan dan lahan hampir di seluruh Kabupaten yang ada di Kalimantan Barat, dan tidak terkecuali Sambas.

Baca: Martabak Manis Mini, Jajanan Kekinian di Pontianak

"Kami sudah surati, karena secara teknis yang mempunyai kewenangan dan keahlian untuk meneliti kualitas udara adalah Dinas Perkim LH," ujarnya, saat di temui Tribun, Senin (20/08/2018).

Ia menambahkan, dengan dasar itu ia akan menindaklanjuti apa hasil dari penelitian dari dinas terkait. Jikalau ditemukan bahwa kualitas udara sudah menunjukkan kualitas yang kurang baik, maka akan di terbitkan informasi-informasi kepada masyarakat melalui Kecematan.

Yudi menambahkan, dalam surat yang di tujukan kepada Dinas Perkim LH Kabupaten Sambas dirinya meminta untuk dilakukan penelitian di semua Kecematan yang ada di Sambas.

Selanjutnya akan di tindaklanjuti dan disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kesehatan untuk di ambil langkah-langkah antisipasi berikutnya.

Seperti pembagian masker dan lain sebagainya, bahkan tidak menutup kemungkinan diliburkan jika hasil ambang batas kualitas udara yang diperoleh nantinya.

Baca: Miras Racikan Petrus Renggut Tiga Nyawa

Sebagaimana diketahui dalam dua hari terakhir kabut asap mulai masuk di wilayah Kabupaten Sambas. Hal itu bisa dilihat dari lingkungan sekitar yang memang bau asap dan sudah begitu kentara oleh pengelihatan.

Ia juga menjelaskan, bahwa kabut asap yang terjadi saat ini bukan hanya dari Karhutla yang terjadi di Sambas. Tapi juga ada kecenderungan angin bergerak ke Utara yang membawa asap masuk ke Sambas.

"Kalau melihat kemarin, kita juga melihat di satelit bahwa ada kecenderungan arah angin kedaerah Utara (Sambas). Juga ada kemungkinan membawa masuk dari daerah lain," sambungya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved