Kapolsek Mandor Minta Personelnya Galakkan Kembali Imbauan Bahaya Karhutla Pada Warga

Kapolsek menjelaskan, secara umum kabut asap dapat mengganggu kesehatan semua orang, baik yang dalam kondisi sehat maupun sakit.

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Kapolsek Mandor saat memberikan arahan saat apel pagi pada Senin (20/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Menyikapi situasi peningkatan kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diberberapa daerah di tambah dengan musim kemarau ini.

Kapolsek Mandor Iptu Anuar Syarifudin dalam arahan saat apel pada Senin (20/8/2018) pagi meminta personilnya untuk menghimbau warga agar tidak melakukan pembakaran hutan.

"Hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan lingkungan, dimana akan berdampak langsung pada kesehatan tubuh manusia," ujar Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, secara umum kabut asap dapat mengganggu kesehatan semua orang, baik yang dalam kondisi sehat maupun sakit.

Baca: Hari ini BMKG Pantau 83 Titik Panas di Kubu Raya

"Pada kondisi kesehatan tertentu, orang akan menjadi lebih mudah mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap dibandingkan orang lain. Khususnya pada orang dengan gangguan paru dan jantung, lansia, dan anak-anak," terangnya.

Kapolsek menambahkan, ada berberapa penyakit yang akan timbul akibat kabut asap ini. Selain gangguan pernapasan, juga dapat memperburuk asma dan penyakit kronis lain.

Seperti bronkitid kronik, serta dapat menyebabkan iritasi lokal atau setempat pada selaput lendir di hidung, mulut dan tenggorokan. Karena memang langsung kena asap kebakaran hutan. Serta menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan mungkin juga infeksi.

"Kemampuan paru dan saluran pernapasan mengatasi infeksi berkurang, sehingga menyebabkan lebih mudah terjadi infeksi. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) jadi lebih mudah terjadi," bebernya.

Utamanya lagi karena ketidak seimbangan daya tahan tubuh, pola bakteri atau virus penyebab penyakit dan buruknya lingkungan secara umum maka berbagai penyakit kronik di berbagai organ tubuh (jantung, hati, ginjal dll) juga dapat saja memburuk.

Baca: Live Streaming Taekwondo dan Bulu Tangkis Asian Games, Laga Serunya Sedang Berlangsung

Ini terjadi karena dampak langsung kabut asap, mau pun dampak tidak langsung di mana kabut asap menurunkan daya tahan tubuh dan juga menimbulkan stres.

"Mereka yang berusia lanjut dan anak-anak (juga mereka yang punya penyakit kronik) dengan daya tahan tubuh rendah akan lebih rentan untuk mendapat gangguan kesehatan," terang Kapolsek.

Selain bahaya kesehatan juga ada sanksi hukum, apabila kebakaran hutan dan lahan tersebut dilakukan dengan unsur kesengajaan yang sudah di atur dalam perundang undangan.

"Mari kita berikan himbauan bersama bahaya dan dampak buruk bagi kesehatan serta sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan," pinta Kapolsek.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved