Kabut Asap, Sriwijaya Akui Delay Hingga 2 Jam
Pemerintah khususnya pemerintah daerah harus segera bertindak cepat, karena kalau tidak ada hujan maka akan semakin parah.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Jamadin
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kabut asap yang melanda Kota Pontianak, Kubu Raya dan sekitarnya mulai pekat dan berdampak terhadap dunia penerbangan. District Manager (DM) Sriwijaya, Hermawan mengaku, Senin (20/8/2018) penerbangan sempat mengalami gangguan karena menurunnya jarak pandang.
"Mulai hari ini penerbangan sudah terganggu untuk pesawat dibawah jam 08.00 delay 1-2 jam. Jarak pandang baru membaik pukul 08.00 WIB. Kondisi terparah jam 05.30 - 07.30 jarak pandang 200-500, membaik pukul 08.00 jarak pandang 1 - 1,5 km sampai sekarang, angin 6-7 knot," ujar Hermawan.
Baca: Tembok Gedung TU di SMA Negeri 2 Semarapura Roboh
Maslah kerugian kata Hermawan relatif, hanya saja perjalanan calon penumpang jadi terganggu. Apalagi kalau terjadi delay pada pesawat jadwal pagi imbasnya ke penerbangan selanjutnya. Ia pun mendesak pihak terkait melakukan penanganan cepat.
"Pemerintah khususnya pemerintah daerah harus segera bertindak cepat, karena kalau tidak ada hujan maka akan semakin parah. Makanya harus cepat penanganan pemda, jangan sampai kejadian seperti tahun 2015 lalu," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sriwijaya_20180820_103901.jpg)