Isu Vaksin Rubella Mengandung Zat Babi dan Organ Manusia, MUI Pusat Lakukan Ini

Ni'am enggan berkomentar soal hasil pemeriksaan awal LPPOM MUI yang menyebut ada kandungan babi dan human deploit cell dalam vaksin tersebut.

Isu Vaksin Rubella Mengandung Zat Babi dan Organ Manusia, MUI Pusat Lakukan Ini
TRIBUNFILE/IST
vaksin Measles dan Rubella (MR) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat segera menerbitkan fatwa terkait penggunaan vaksin measles-rubella (MR) yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII) dan didistribusikan di Indonesia oleh Biofarma untuk imunisasi.

Dikutip dari Tribunnews, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni'am Soleh mengatakan, Komisi Fatwa MUI akan menggelar rapat pada Senin, (20/8/2018) malam.

"Baru nanti dirapatkan oleh Komisi Fatwa. Insya Allah nanti malam," ungkapnya.

Baca: Jadwal Libur Sekolah Tingkat TK-SMA Akibat Bahaya Polusi Asap

Ni'am enggan berkomentar soal hasil pemeriksaan awal LPPOM MUI yang menyebut ada kandungan babi dan human deploit cell dalam vaksin tersebut.

Berdasarkan pertemuan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dengan MUI pada 3 Agustus lalu, sertifikasi halal akan dipercepat dengan cara Menkes menyurati produsen vaksin, SII terkait dokumen kandungan vaksin.

Komisi Fatwa MUI akan mengeluarkan fatwa terkait penggunaan vaksin tersebut untuk imunisasi MR di 28 provinsi di Indonesia.

Pernyataan Ketua MUI Kalbar

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar, Drs HM Basri HAR membenarkan informasi vaksin Measles Rubella (MR) yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII) dan didistribusikan di Indonesia oleh Biofarma positif mengandung babi dan Human Deploit Cell atau bahan dari organ manusia.

Seperti diketahui, dua bahan itu diharamkan oleh Komisi Fatwa MUI.

HM Basri Har mengatakan seyogyanya Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah lakukan pemeriksaan awal terhadap kandungan vaksin MR.

Baca: Kabut Asap Makin Pekat, Pemkab Kubu Raya Liburkan Sekolah Selama 2 Hari

Halaman
1234
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved