Kabut Asap Landa Pontianak, Ini Tips Menangkal Asap Ala Dokter Ratri

kita perlu melakukan antisipasi untuk mencegah atau meminimalisir berbagai kemungkinan efek buruk yang ditimbulkan akibat menghirup asap.

Tayang:
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Jamadin
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kabut asap kian pekat melanda Kota Pontianak. Bahaya Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) siap menerkam siapa saja, terutama anak-anak yang daya tahan tubuhnya masih lemah.

Seorang dokter umum di Puskesmas Parit Haji Husein II, dr Ratri Ramadianningtyas, menjelaskan bahwa menghirup asap dapat menurunkan kerja paru-paru akibatnya orang jadi gampang lelah dan sulit bernafas.

"Asap juga dapat meningkatkan resiko iritasi mata, telinga, hidung dan tenggorokan serta mendorong reaksi alergi, dan berbagai infeksi," katanya.

Baca: Jumadi: Tembak Mati Bandar Narkotika

Itulah mengapa, kita perlu melakukan antisipasi untuk mencegah atau meminimalisir berbagai kemungkinan efek buruk yang ditimbulkan akibat menghirup asap.

Baca: Jumadi: Tembak Mati Bandar Narkotika

Berikut beberapa tips yang beliau bagikan untuk menjaga kesehatan ditengah kepungan asap.

1. Perbanyak minum air putih

Saat udara dipenuhi asap, paru-paru kita menghirup cukup banyak partikel partikel jahat.

Untuk mengeluarkan partikel-partikel jahat tersebut, maka sebaiknya minum air putih 2 liter sehari.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) SCTV Real Madrid Vs Getafe, Prediksi dan Preview Pertandingan

Dengan begitu, racun-racun di dalam tubuh akan keluar melalui urine saat kita buang air.

2. Makan makanan yang bergizi

Di udara yang tercemar kabut asap, sistem kekebalan tubuh atau sistem imunitas kita sangat diperlukan untuk memproteksi diri kita.

Cara utamanya adalah konsumsi makanan yang banyak mengandung antioksidan tinggi seperti jeruk, kiwi dan perbanyak sayur.

3. Pakai masker ketika harus keluar ruangan

Sebaiknya menghindari kegiatan diluar ruangan jika sedang terjadi kabut asap.

Namun, apabila ada kegiatan yang terpaksa harus dilakukan atau tidak bisa ditinggalkan, harus menggunakan masker, bahkan ketika berada di dalam rumah sekalipun.

Alangkah baiknya tetap menggunakan masker untuk menyaring udara yang kita hirup.

4. Mencuci tangan dan kaki

Saat selesai beraktifitas diluar rumah, pastikan agar kamu mencuri kaki dan tanggan menggunakan sabun, hal ini agar partikel-partikel asap bisa hilang.

Karena saat melakukan aktivitas, terutama diluar rumah partikel-partikel jahat yang terkandung di dalam asap ikut menemoel di tubuh, lebih baik lagi jika mandi,minimal dua kali sehari.

5. Tutup rapat pintu dan jendela

Saat sedang berada di dalam rumah, tutup rapat jendela dan pintu rumah, jangan dibuka jika tidak ada keperluan.

Hal ini agar kabut asap tidak masuk dan mencemari udara di dalam rumah, dengan menjaga rumah tetap tertutup rapat, setidaknya dapat mengurangi asap dari luar masuk ke dalam rumah.

6. Konsultasi ke dokter untuk keluhan tertentu

Apabila memiliki masalah kesehatan, seperti jantung dan paru-paru, segera konsultasi ke dokter.

Ini merupakan upaya untuk perlindungan tambahan dari kabut asap, misalkan dengan stock obat lebih banyak karena dalam situasi kabut asap, penderita penyakit tertentu lebih rentan terkena dampak buruk asap.

7. Lindungi penampungan air

Penampungan air minum dan makanan harus terlindung dengan baik, jangan sampai terkontaminasi partikel jahat yang terkandung di dalam asap.

Tutup rapat makanan dan minuman jika tidak sedang dikonsumsi, begitu juga bak-bak penampungan air minum. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved