Breaking News:

Citizen Reporter

BPD Hipmi Kalbar Kirim Kader Start Up Unggulan ke Kompetisi Tingkat Asia

Tiga Start Up itu adalah MyAgro, Borneo Sky Cam dan Angkuts. Masing-masing membawa ide segar untuk bisnis berbasis digital yang siap

Penulis: Maskartini | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Tiga Start Up yang sudah lulus tahapan internal di BPD HIPMI Kalimantan Barat siap berlaga dalam kompetisi start Up yang akan di laksanakan pada tanggal 17-18 Agustus di Kuching - Serawak. 

Citizen Reporter

lTaryati Sukmawati

Ketua Bid Hub Internasional HIPMI KalBar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tiga Start Up yang sudah lulus tahapan internal di BPD HIPMI Kalimantan Barat siap berlaga dalam kompetisi start Up yang akan di laksanakan pada tanggal 17-18 Agustus di Kuching - Serawak.

Tiga Start Up itu adalah MyAgro, Borneo Sky Cam dan Angkuts. Masing-masing membawa ide segar untuk bisnis berbasis digital yang siap menghadapi tantangan zaman dan revolusi industri 4.0.

Baca: Kedapatan Miliki 22 Paket Sabu Siap Edar, Pria di Ngabang Ini Diringkus

Baca: Sucofindo Sebut Batubara di Mempawah Berkualitas Tinggi

Ketua Umum HIPMI KalBar Denia Yuniarti Abdussamad yang menghantarkan langsung kader-kader terbaik dari pengurus HIPMI Kalimantan Barat merasa bangga dan optimis bahwa kontingan Kalimantan Barat dapat membawa nama harum Kalimantan Barat yang otomatis membawa nama baik bangsa.

Baca: Tujuh Mahasiswa Indonesia Ikuti AIESEC di Kampus PDPU di India

“Saya yakin, Ankuts, MyAgro dan Borneo Skycam dapat mencuri hati dewan investor, biarpun kami bukan berasal dari ibukota negara tapi start up2 unggulan tidak kalah canggih dan potensial secara performa, HIPMI KalBar berkomitmen untuk mendukung geliat dan semangat entrepreneurship kawan-kawan terutama bisnis yang berbasis digital”

CEO MyAgro Uray Tiar Fahrozi memberikan komentarnya bahwa Event startup borneo 2nd pre pitching adalah salah satu event internasional yang potensial untuk diikuti, dikarenakan hadirnya para investor dan partner bisnis akan membantu startup untuk bisa mengembangkan bisnis. Jika menang maka ada potensi untuk ikut event yang lebih besar lagi, dan tentunya akan membawa dampak positif dalam kemajuan bisnis myagro.

CMO Borneo Skycam, Hajon Mahmudin menilai ajang pre-pitching ini bisa jadi ajang pembuktian diri bagi startup2 yang sedang mencari dan meningkatkan value dari bisnis startupnya, apalagi dihadiri oleh beberapa investor yang dapat menilai dan dapat memberikan feedback dari bisnis yang sedang dijalankan.

CEO Angkuts, M Hafiz Waliyuddin mengatakan ajang pre-pitching Startup Borneo ini sebagai sebuah wadah startup-startup mencari pendanaan. Sangat baik untuk ekosistem ekonomi digital, karena pendanaan & networking technology dari investor biasanya membuat sebuah startup bisa berlari kencang.

Denia dan HIPMI KalBar melihat peluang dari tantang menghadapi revolusi industri 4.0. Rata-rata start up yang berdiri dimotori oleh generasi muda milenial.

Banyak ide unik dan tak pernah terpikirkan sebelumnya berhasil mengisi celah usaha dan menjadi sukses diminati pasar. Ajang kompetisi seperti Borneo Start Up ini punya peranan strategis dalam mencari aset-aset potensial yang siap bersaing di Indonesia bahkan Asia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved