Hari Merdeka

Gelar Upacara Bendera, Abuya Zaki Yahya Tanamkan Cinta Tanah Air Ke Para Santri

Pada wawancaranya Abuya sapaan akrab para santri menekankan, cinta tanah air merupakan bagian iman terhadap Allah SWT.

Gelar Upacara Bendera, Abuya Zaki Yahya Tanamkan Cinta Tanah Air Ke Para Santri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Pengasuh Ponpes Darunna'im Pontianak Abuya Zaki Yahya, saat membacakan teks Proklamasi pada upacara bendera yang digelar oleh pondok pesantren Darunna'im Pontianak, sebagai bentuk Cinta Tanah air yang ditanamkan oleh ponpes Darunna'im terhadap para santrinya. Jumat (17/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka ikut melaksanakan perayaan hari kemerdekaan RI yang ke-73, pondok pesantren Darunna'im Pontianak menggelar upacara bendera sebagai wujud cinta tanah air yang ditanamkan ke para santrinya, Jumat (17/8/2018).

Para santri menggelar upacara bendera dengan di pimpin langsung oleh pengasuh pondok pesantren Darunna'im Abuya Zaki Yahya, dan dilanjutkan dengan beragam kegiatan untuk mengisi hari kemerdekaan RI yang ke-73 yang jatuh bertepatan pada hari ini tanggal 17 Agustus 2018.

Baca: Bawaslu Kalbar Gelar Upacara Bendera Peringatan Detik-detik Proklamasi

Baca: Rayakan HUT RI ke-73, Kelurahan Gelar Ngopi Kebangsaan Kampoeng Pasiran

Pada wawancaranya Abuya sapaan akrab para santri menekankan, cinta tanah air merupakan bagian iman terhadap Allah SWT.

Maka pada kesempatan ini Abuya berharap bukan hanya setiap tanggal 17 Agustus saja, tetapi untuk setiap hari para santri juga ikut mendoakan Negerinya agar selalu selamat dan dijauhkan dari hal-hal yang dapat merusak nilai-nilai NKRI.

"Para santri disini kami tekankan nilai-nilai ideologi Pancasila, cinta tanah air, dan NKRI sebagai harga mati. Karena di pondok pesantren Darunna'im kami berpegangan dengan sabda Rasulullah yaitu 'Hubbul Wathan minal Iman' yang artinya cinta tanah air merupakan bagian dari iman kita kepada Allah SWT, orang yang tidak cinta kepada Allah SWT, berarti ia tidak mencintai tanah airnya," sebut Abuya.

Dengan sikap yang ditanamkan seperti itu, menurut Abuya, para santri diharapkan akan menjadi kader-kader yang diciptakan melalui pondok pesantren Darunna'im khususnya, dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan dari NKRI.

"Kami tekankan seperti itu nilai-nilai seperti itu, agar kedaulatan bangsa serta keutuhan nya dapat dijaga oleh para kader yang dimulai dari para santri di Pondok Pesantren Darunna'im ini," jelasnya.

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved