Nekat Jambret Tas Seorang Karyawan, Tiga Pria di Pontianak Berhasil Diringkus

BN merampas tas milik Suwana seorang perempuan yang merupakan karyawan swasta ‎di Pontianak ‎pada Selasa (13/6)

Nekat Jambret Tas Seorang Karyawan, Tiga Pria di Pontianak Berhasil Diringkus
NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota unit Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak meringkus tiga orang pelaku yang terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada Kamis (16/8.2018) dini hari

Tiga orang pelaku tersebut diantaranya BN (25) seorang residivis dan dua orang yakni ZK (24) seorang residivis serta JL (26) ‎ merupakan pelaku yang berperan memberikan pertolongan jahat.

Baca: Proyek Gunakan Galian C Tak Berizin, Ini Komentar TP4D Kejari Kapuas Hulu

Baca: Hadiri Pengukuhan Paskibra, Ini Pesan Hakim Pengadilan Agama Mempawah

BN merampas tas milik Suwana seorang perempuan yang merupakan karyawan swasta ‎di Pontianak ‎pada Selasa (13/6) lalu sekitar pukul 08.30 WIB di jalan Karimata Kec. Pontianak Kota.

‎Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni Ramli menuturkan untuk kronologi kejadian korban saat itu baru turun dari motor, tiba-tiba pelaku curas atau jambret datang dari arah belakang menggunakan sepeda motor merampas tas milik korban

"Didalam tas warna hijau milik korban terdapat dua unit HP merk Vivo Y15 dan Advan serta uang tunai sekitar Rp700ribu berikut beberapa surat penting lainnya, di perkirakan korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta,"ujar Kasat Reskrim pada Kamis (16/8)

‎‎Dan kemudian Husni menuturkan untuk penangkapan ke tiga pelaku ini setelah anggota unit Jatanras melakukan serangkaian penyelidikan di lapangan.

"Akhirnya kemarin pada Rabu (15/8) malam sekitar pukul 23.00 WIB, anggota jatanras mendapatkan informasi keberadaan pelaku pertolongan jahat, anggota pun langsung meluncur ke lokasi dan melakukan penangkapan,"ujar Husni.

Dikatakannya lagi,setelah pelaku pertolongan jahat berhasil di ringkus, anggota melakukan pengembangan terkait pelaku mendapatkan HP Vivo yang diduga kuat milik korban Suwana.

"Dari pelaku 480, di peroleh keterangan HP tersebut di dapat dari seorang berinisal BN yang tinggal di jeruju, anggota langsung meluncur ke rumah BN dan berhasil meringkus BN di rumahnya,"kata Kasat Reskrim

Lanjutnya, keterangan dari BN, dia mengaku melakukan aksinya bersama rekannya EI yakni warga yang tinggal di kec Sui Raya Kab Kubu Raya.

"Saat di datangi rumah EI bersama BN, ternyata EI tak tidak berada di tempat ,dan kemudian oleh anggota Jatanras BN di minta menunjukan tempat barang bukti tas yang berdasarkan keterangannya di buang oleh BN, saat saat akan menunjukkan tempat pembuangan barang bukti milik korban, BN malah berusaha melarikan diri ,"kata Husni.

Dikatakannya lagi," untung saat itu anggota sudah melakukan antisipasi melakukan pengepungan, serta ‎memberikan tembakan peringatan, agar BN tak melarikan diri, justru saat akan di ringkus kembali, BN malah melawan, akhirnya terpaksa di berikan tindakan tegas, karena BN memberikan perlawanan yang membahayakan keselamatan anggota di lapangan,"ungkap Kasat Reskrim.

Selanjutnya BN dan dua orang rekan pelaku yang memberikan pertolongan jahat di bawa ke Mapolresta Pontianak berikut barang bukti satu unit HP Merk Vivo Y15 White milik korban Suwana

"BN akan di jerat dengan pasal 365 KUHP terkait Pencurian Dengan Kekerasan Dan ZK serta JL akan di jerat Pasal 480 KUHP terkait tindakan yang memberikan Pertolongan Jahat, sementara pelaku EI di tetapkan DPO dan segera dilakukan pengejaran,"pungkas Kasat Reskrim Polresta Pontianak.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved