Asap Pekat Masih Selimuti Desa Medan Jaya

Ia mengaku sudah mengimbau warga untuk segera melapor apabila ada dampak buruk yang ditimbulkan akibat bencana ini.

Asap Pekat Masih Selimuti Desa Medan Jaya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Seorang anggota Polri berupaya memadamkan api yang membakar lahan gambut seluas 10 hectare lebih di Desa Medan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Kayong Utara, Selasa (14/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Asap pekat akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih menyelimuti permukiman penduduk di Desa Medan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Rabu (15/8/2018) pagi.

Meski demikian, Kepala Desa Medan Jaya, Sudarwin mengaku belum mengetahui secara pasti apakah api yang membakar lahan gambut seluas 10 hectare lebih itu masih menyala atau sudah padam.

Baca: Gapki Kalbar Turut Monitor Hotspot

Baca: 469 Titik Panas Picu Polusi Asap di Kalbar, Dinas Pendidikan Waspada Akibat Fatal Ini

Ia juga belum dapat menyimpulkan apakah luasan lahan yang terbakar semakin bertambah atau tidak.

Lokasi kebakaran berjarak sekitar 500 meter dari permukiman penduduk.

"Kalau yang tadi malam yang kita tinggalkan itu sudah padam, tapi pagi ini belum tahu pasti, belum cek lagi," katanya.

Ia mengaku sudah mengimbau warga untuk segera melapor apabila ada dampak buruk yang ditimbulkan akibat bencana ini.

"Kalau mengungsi belum karena dampaknya masih belum terlalu parah," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Sekitar 10 hectare lahan gambut di Desa Medan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara dilalap api sejak Senin (13/8/2018) malam.

Berdasarkan pantauan Tribun, hingga Selasa (14/8/2018) sore api masih terus menyala.

Kepala Desa Medan Jaya, Sudarwin mengaku tak mengetahui secara pasti penyebab munculnya api yang memicu terjadinya kebakaran.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved