Tersangka Tipikor Jalan Sui Mawang Serahkan Dugaan Kerugian Negara Rp 800 Juta

Oktavianis Dungga mengembalikan dugaan kerugian negara sebesar Rp 800 juta ke Kejaksaan Negeri Sanggau

Tersangka Tipikor Jalan Sui Mawang Serahkan Dugaan Kerugian Negara Rp 800 Juta
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau M Idris F Shite didampingi Kasi Pidana Khusus Ulfan Yustian Arif saat menggelar konfrensi pers di Aula Kejaksaan Negeri Sanggau, Senin (13/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Tersangka dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pekerjaan Jalan Sui Mawang, Simpang Lape, Empaong, Kabupaten Sanggau, inisial FL didampingi kuasa hukumnya, Oktavianis Dungga mengembalikan dugaan kerugian negara sebesar Rp 800 juta ke Kejaksaan Negeri Sanggau, Senin (13/8).

“Kami baru saja menerima penitipan dari tersangka FL dengan jumlah Rp 800 juta, ” kata Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau M Idris F Shite didampingi Kasi Pidana Khusus Ulfan Yustian Arif saat menggelar konfrensi pers di Aula Kejaksaan Negeri Sanggau, Senin (13/8/2018).

Baca: 2 Perusahaan BUMN Buka Lowongan! Ini Kualifikasi, Kuota, Syarat, Jadwal dan Berkas

Kajari menjelaskan, penitipan ini sebagai bentuk dari tanggungjawab tersangka sekaligus upaya tersangka yang secara kooperatif menyadari kesalahannya.

“Ini adalah uang pengganti. Jadi penyidik juga telah melakukan komunikasi dengan auditor dan juga ahli dan juga sudah mendapatkan kisaran kerugiannya. tapi belum bisa kita publikasikan, tapi kisarannya Rp 800 juta, ” jelasnya.

Ia menegaskan, bahwa pengembalian kerugian negara tidak akan menghentikan penanganan perkara.
“Ini akan menjadi bahan pertimbangan kita nanti pada saat penuntutan karena uang penggantinya sudah dikompensasikan tentu pidananya akan berbeda, ” tuturnya.

Atas pengembalian tersebut, Kajari menegaskan, ada pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat bahwa tugas aparat penegak hukum tidak hanya memenjarakan orang atas tindak pidana korupsi, tapi bagaimana mengembalikan kerugian keuangan negara.

“Inilah salah satu capaian yang dilakukan jajaran kami di pidana khusus dan saya bangga sekaligus saya memberikan ucapan selamat kepada tim saya yang telah berhasil melakukan pendekatan persuasif kepada tersangka, sehingga ada kesadaran tersangka untuk mengembalikan kerugian keuangan negara untuk tahap awal ini sebesar Rp 800 juta. dan sesuai ketentuan uang ini akan segera kami transfer ke rekening yang telah ditunjuk sesegara mungkin, ” pungkasnya.

Baca: Terkait Pemberhentian Sandiaga Uno, Ini Kata Gubernur Anies Baswedan

Sebelumnya diberitakan, Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, M Idris F Sihite didampingi Kasi Pidsus, Ulfan menyampaikan, Kajari Sanggau menetap dua orang tersangka pada kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan paket jalan Sui Mawang-Simpang Lape-Empaong yang bersumber dari DAU kabupaten Sanggau tahun anggaran 2016. Hal itu disampaikan pada saat menggelar press release di halaman Kajari Sanggau, Senin (23/7) sore.

“Kedua tersangka tersebut inisial ARS selaku PPK di proyek tersebut (Kabid Di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Sanggau) dan FL (Direktur PT AS) ditetapkan pada tanggal 18 Juli 2018 lalu. kami melakukan gelar perkara terkait dengan penetapan tersangka untuk menentukan siapa yang bertanggungjawab terkait dugaan tindka pidana korupsi jalan tersebut, ” katanya.

ARS ini juga, lanjutnya, sudah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan di Rutan Klas II B Sanggau dalam proyek ini juga bertindak sebagai PPK.

“Nilai kerugian, sampai dengan saat ini dan setelah dilakukan kalkulasi dengan melibatkan dari ahli dari Untan, tim menemukan kerugian setidak-tidaknya Rp 882.791.026 dari total anggaran untuk kegiatan itu sebesar Rp 5.331.536.000, ” pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved