Hari Konservasi Alam Nasional, PLN Tanam 10.000 bibit Mangrove

PLN menyalurkan dana senilai Rp 156.100.000 untuk penanaman 10.000 bibit mangrove dan pembangunan sarana prasarana

Hari Konservasi Alam Nasional, PLN Tanam 10.000 bibit Mangrove
TRIBUN FILE/ISTIMEWA
PLN menyerahkan bantuan 10 ribu Mnagrove di Mempawah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Sebagai bentuk kepedulian lingkungan sekaligus memperingati Hari Konservasi Alam Nasional, PLN Wilayah Kalimantan Barat melalui dana Bina Lingkungan bekerja sama dengan Mempawah Mangrove Conservation (MMC) dan Khatulistiwa Motor Bebek Club 70 (Khambec70) Pontianak, kembali menyelenggarakan program "Gerakan 10.000 Mangrove" di Desa Sungai Bakau Besar Laut Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah pada (12/8).

Dalam kesempatan ini, PLN menyalurkan dana senilai Rp 156.100.000,- untuk penanaman 10.000 bibit mangrove dan pembangunan sarana prasarana, seperti wc, tempat sampah, papan nama dan sarana penunjang lainnya.

Baca: Tanamkan Rasa Nasionalisme, YNCI Kalbar Kibarkan Merah Putih di Surga Borneo

Baca: Tersangka Tipikor Jalan Sui Mawang Serahkan Dugaan Kerugian Negara Rp 800 Juta

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Manajer SDM & Umum, Ordaia Arqam Nja' Oemar kepada perwakilan Komunitas Khambec70 Pontianak, Hendi. Turut hadir dalam acara tersebut Pj. Kepala Desa Sungai Bakau Besar Laut, Manajer PLN Rayon Mempawah, Asman Pelayanan dan Administrasi PLN Area Pontianak dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Arqam menyampaikan apresiasinya kepada para pihak yang terlibat. "Kondisi pesisir Mempawah memang memerlukan perhatian khusus, kami sangat mengapresiasi warga desa Sungai Bakau Besar Laut dan teman-teman komunitas yang peduli terhadap kondisi ini. PLN melalui program PLN Peduli berkomitmen untuk terus terlibat aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan,” ujar Arqam.

Sementara itu, mewakili ketua komunitas Khambec70 Pontianak, Hendi menyampaikan bahwa ini merupakan kali kedua Khambec70 bekerja sama dengan PLN dalam program penanaman mangrove.

Baca: TNI-Polri Terus Berupaya Cegah Karhutla di Sekadau

Baca: Hairiah : Pemkab Sambas Serius Perangi  Human Trafficking

"Ini tahun kedua kami bekerja sama dengan PLN, pada tahun 2017 yang lalu kami juga bekerjasama dengan PLN dan didukung komunitas-komunitas lain untuk menanam 10.000 mangrove. Dan tahun ini, sebanyak 10.000 bibit juga akan ditanam melalui 3 tahap,” imbuh Hendi.

Atas nama pemerintah desa, Pj Kepala Desa Sungai Bakau Besar Laut, Gustam mengatakan program ini membantu mengembangkan potensi wisata di desanya.

“PLN, MMC dan Khambec70 menjadi pihak-pihak yang turut mendukung pengembangan eko wisata mangrove, dimana tempat wisata ini menjadi salah satu pendapatan badan usaha milik desa, desa Sungai Bakau Besar Laut,” kata Gustam.

Kegiatan ini melibatkan 250 orang volunteer yang terdiri dari warga sekitar, pegawai PLN, perangkat desa, siswa Aliyah SBB dan komunitas-komunitas diantaranya Khambec70 Pontianak, MMC, BASIC, CLAMP, Grand IMA, Scutik, Wanita Muslim Kota, Agus Bulu Selpi, Honda CBR Independent, C70 Landak, VRI46, Getar Custom, GenBI, 1000 Guru Kalbar, GRIP, HBCB, Lintas Alam Borneo Explore, Pelangi Borneo, Rongsok Elit dan Small Crew.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat melestarikan daerah pesisir Mempawah yang mulai kritis dan mengembangkannya menjadi eko wisata yang nantinya tidak hanya bermanfaat dari segi lingkungan, melainkan juga meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. (*)

Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved