Terjadi Karhutla, RSUD dr Rubini Siapkan Ruangan Khusus Untuk Penderita ISPA

Di Kabupaten Mempawah sendiri, BPBD pada akhir juli 2018 mencatat sekitar 40 hektar lahan telah terbakar.

Terjadi Karhutla, RSUD dr Rubini Siapkan Ruangan Khusus Untuk Penderita ISPA
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Hamdi, Humas RSUD dr. Rubini Mempawah. 

Laporan Wartawaan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,MENPAWAH - Kebakaran Lahan di beberapa wilayah Kalimantan Barat menyebabkan dampak bencana Kabut Asap kembali menyelimuti beberapa wilayah Kalimantan Barat.

Di Kabupaten Mempawah sendiri, BPBD pada akhir juli 2018 mencatat sekitar 40 hektar lahan telah terbakar.

Hal serupa pun juga terjadi di beberapa wilayah Kabupaten tetangga, seperti Landak dan Bengkayang.

Humas RSUD dr. Rubini Mempawah Hamdi mengatakan bahwa kendati dalam beberapa waktu lalu Kabupaten Mempawah kembali di landa kebakaran lahan, namun untuk jumlah pasien yang menderita Ispa (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) mengalami penurunan bila di bandingkan pasa tahun 2017 lalu, namun saat ini pihaknya tidak memegang data secara rinci.

Baca: Kapolda Kalbar Kampanyekan Pergi Ngantor Pakai Sepeda

"Untuk jumlah sepertinya menurun, karena musim kemarau kita kan juga ndak panjang, dan peningkatan untuk ispa ndak banyak lah untuk rawat jalan ataupun rawat inap,"paparnya. Kamis (09/08/2018).

Iapun mengatakan bahwa untuk sementara ini, tingkat kerawanan kabut asap di wilayah Mempah tidak terlalu menghawatirkan, karena pihaknya menilai musim kemarau di wilayah mempawah tidak terlalu panjang.

"Kalau beberapa tahun lalu, tapi saya lupa itu tahunnya, 3 - 4 tahun lalu lah, itu memang sempat banyak pasien Ispa karena memang asapnya tebal, tapi dari tahun lalu dan tahun ini sepertinya terjadi penurunan,"ujarnya.

Hamdi mengatakan, bahwa pihak nya telah menyiapkan ruangan tersendiri bila mana terjadi peningkatan pasien Ispa yang di rujuk ke RSUD dr. Rubini.

"Untuk Antisipasi kita punya ruangan khusus untuk ruang pernapasan, itu di ruangan Melati, untuk menanganai pasien - pasien yang saluran pernapasan, dan kita juga sudah siapkan tenaga medisnya, dr. Spesialis nya juga ada,"ujarnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved