Panitia HAN Gelar Rapat Persiapan Acara Puncak

Dalam rangka menyambut hari anak nasional (HAN) yang mengangkat tema Genius

Panitia HAN Gelar Rapat Persiapan Acara Puncak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana rapat panitia peringatan HAN di aula Dinsosp3akb Sanggau, Rabu (9/8/2018). 

Citizen Reporter

Staf Diskominfo Sanggau

Rizky Kurniawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Dalam rangka menyambut hari anak nasional (HAN) yang mengangkat tema Genius, gesit, empati, berani, unggul dan sehat pada tahun 2018, panitia kegiatan menggelar rapat di aula Dinsosp3akb Sanggau, Rabu (9/8/2018).

Kegiatan dihadiri Ketua GOW Sanggau, Kusbariah Ontot, Kadis Kominfo Yulia Theresia, Dinas Pedidikan, Bank Kalbar, Dinas Kesehatan, Forum Anak, dan Bagian Kesra. peringatan hari puncak anak nasional ini akan diselenggarakan pada t30 Agustus 2018 di Kampung Wisata Santana.

Baca: Oknum Lapas Diciduk Polisi di Kamar Kost Atas Kepemilikan Sabu, Ini Jabatannya

Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran seluruh stakeholder akan pentingnya memberikan perlindungan, pemenuhan hak-hak anak serta pelayanan holistik integrative kepada semua anak tanpa diskriminasi dan menyediakan wahana terhadap anak untuk unjuk prestasi, kreativitas dan karya inovatif anak.

Dalam sambutan Ketua Gow kabupaten Sanggau, Yohana Kusbariah menyampaikan, Hari Anak Nasional merupakan salah satu moment dimana kita dapat melihat potensi anak–anak yang nantinya dapat dikembangkan ke level yang lebih tinggi.

“Selaku ketua GOW, agar acara puncak dapat dilaksanakan di salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Sanggau dengan melaksanakan berbagai jenis perlombaan yang melibatkan anak–anak mulai dari PAUD, TK, SD, SLTP dan SLTA, ” katanya.

Kadis Kominfo Sanggau, Yulia Theresia menyampaikan, Kominfo memberikan peran aktif terhadap anak–anak bahaya hoax di media sosial, sehingga dalam menyikapi hal tersebut Diskominfo telah melaksanakan sosialisasi anti hoax dan penggunaan internet cerdas dan produktif di tingkat SLTP dan SLTA.

“Diadakan sosialisasi ini yaitu agar para pelajar mampu memanfaatkan Internet secara baik, dalam arti tepat guna, aman sesuai etika, budaya dan norma yang berlaku. Dan mampu menciptakan karya baru yang berpotensi memberikan manfaat dan nilai tambah, mampu mendapatkan dan memberikan manfaat yang maksimal dari penggunaan teknologi dan Internet, untuk diri sendiri dan orang lain, ” pungkasnya

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved