Pengamat Nilai Penerapan Perizinan Online Bagus, Namun Perlu Ada Offlinenya

Pengamat Kebijakan Pemerintah Erdi Abidin mengatakan sistem pelayanan perizinan secara online bagus, karena saat ini semua harus melakukan inovasi

Penulis: Syahroni | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengamat Kebijakan Publik Untan, DR Erdi Abidin MSi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANA.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Kebijakan Pemerintah Erdi Abidin mengatakan sistem pelayanan perizinan secara online bagus, karena saat ini semua harus melakukan inovasi terkait kemudahan-kemudahan yang diberikan pada masyarakat.

Perizinan terpadu nasional secara online, melalui Aplikasi One Service Submition (SOS) yang berada di bawah kendali Menteri Koordinator Bidang Ekonomi ini harus dipikirkan juga apakah semua daerah sudah memadai untuk diterapkan hal itu.

"Untuk Kota Pontianak memang kita lihat cukup memadai dengan berbagai fasilitas penunjang yang ada. Diterapkannya secara online tentu yang utama adalah masalah jaringan dan literasi masyarakatnya terkait teknologi informasi (TI)," katanya.

Baca: Tjhai Chui Mie Ajak Warga Deteksi Dini Kanker Payudara

Kemudian saya melihat Pemda harus diberikan kesempatan menjemput bola langsung memberikan izin pada UKM.

Tujuan utama pemerintah pusat membuat sistem perizinan online inikan untuk menumbuhkan minat masyarakat berusaha.

Mengapa begitu, karena satu diantara ciri negara miskin pada umumnya masih tergantung pada pemerintah, jadi ini adalah sebuah proses bangsa Indonesia untuk maju dan menumbuhkan pelaku UMKM dengan cara memfasilitasi masyarakat.

"Kita khawatir kalau hanya berfokus pada online masyarakat kelas bawah tidak bisa mengakses perizinan itu," tuturnya.

Tidak semua pemerintah daerah itu memiliki persamaan fasilitas dalam memberikan layanan. Sistem online ini tetap bagus dan harus dilaksanakan tetapi juga bagi daerah yang belum siap harus diberikan layanan yang bersifat offline.

Potensi ekonomi masyarakat, daerah paling mengetahui, nah secara online harus berjalan dan offline juga harus berjalan.

Baca: Tercebur Dalam Sumur Sedalam 20 Meter, Cik Nayo Meregang Nyawa

Pelayanan menggunakan sistem online ini sangat bagus. Tapi perlu dipikirkan juga mengenai pelayanan offlinenya. Untuk Kota Pontianak memang tidak ada masalah karena fasilitas sudah memadai.

"Pelayanan perizinan inikan memang gratis khususnya untuk UMKM, kalau untuk mengurangi Pungli saya rasa tidak terlalu signifikan dan tidak menggangu sistem ini," tegas Erdi Abidin.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved