Pemkab Sambas Bangun Instalasi Pengelolaan Air

Pemerintah Kabupaten Sambas, melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas

Pemkab Sambas Bangun Instalasi Pengelolaan Air
TRIBUN/NOP
Seorang warga di Kompleks Puri Akcaya, Sungai Raya Dalam, Pontianak Tenggara memperlihatkan air berwarna cokelat yang mengalir dari jaringan PDAM, Rabu (23/12/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Pemerintah Kabupaten Sambas, melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat kab sambas, Senin (6/08/2018).

Pembangunan IPA tersebut, dipusatkan di Desa Tengguli Kecematan Sajad. Menurut Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas H Eko S, pembangunan IPA tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Eko menambahkan, pembangunan IPA tersebut dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Sambas.

Baca: 1 Unit Rumah Ludes Terbakar di Singkawang Tengah

“Tahun ini, Ada dua Desa di dua kecamatan yang berbeda, yang menjadi sasaran pembangunan IPA oleh Dinas Perkim LH. Pertama di Desa Tengguli Kecematan Sajad dan satunya di Desa Semanga Kecematan Sejangkung,” ujar dia saat memberikan laporan pembangunan IPA di Desa Tengguli Kec Sajad.

Eko menambahkan, ia juga berharap
IPA yang baru saja dibangun itu nantinya tidak menjadi "MCK" atau yang di istilahkannya sebagai Monumen Cipta Karya.

Oleh karenanya ia yakin, IPA yang dibangun oleh unit kerjanya tersebut akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar khususnya, dan Kabupaten Sambas umumnya.

“IPA ini merupakan upaya kita menghadirkan Penyediaan Prasarana dan Sarana Air Minum Bagi Masyarakat Berpenghasilan rendah," jelasnya.

Pembangunan IPA itu sendiri diketahui menelan anggaran sedikitnya 600 juta rupiah. Oleh karenanya diharapkan Pembangunan IPA tersebut bisa betul-betul memberikan manfaat yang lama bagi masyarakat Kabupaten Sambas.

"Dana pembangunannya masing-masing kurang lebih mencapai 600 jutaan. Ini kita harapkan bisa bermanfaat untuk waktu yang lama,” tutur dia.

Eko menjelaskan, untuk program kegiatan pembangunan itu sendiri jelasnya adalah termasuk Bangunan Intake, Bangunan Pengolahan Air dan Bangunan Reservoir.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved