Pemilu

Abelnus Nilai Penambahan DPS Untuk Pemilu Tak Signifikan, Ini Harapannya

Ketua Forum Perbatasan Provinsi Kalimantan Barat (FPPK) Abelnus, angka penambahan Daftar Pemilih Sementara

Abelnus Nilai Penambahan DPS Untuk Pemilu Tak Signifikan, Ini Harapannya
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Forum Perbatasan Provinsi Kalimantan Barat (FPPK) Abelnus. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Forum Perbatasan Provinsi Kalimantan Barat (FPPK) Abelnus, angka penambahan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dari 3.4 juta menjadi 3.5 juta tidak terlalu signifikan.

"Sementara masyarakat Perbatasan dan Pedalaman di Kalbar, sekitar dua ratusan ribu yang mempunyai hak pilih belum masuk dalam DPT pada saat Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur 27 Juni 2017 serentak yang lalu," tegasnya, Minggu (05/08/2018).

Sebaiknya, kata dia, metode coklit harus dirubah oleh KPUD, terutama basis data yang mengunakan NIK E-KTP.

Sementara masyarakat yang belum memiliki E-KTP secara otomatis tidak masuk dalam DPS bahkan DPT.

Baca: Daihatsu Berikan Keceriaan dan Warna Baru di GIIAS 2018

"Untuk memastikan seluruh masyarakat yang mempunyai hak pilih pada 17 April 2019 mendatang seharusnya metode coklit KPU mengunakan basis NIK Kartu Keluarga," jelasnya.

Menurut Abel, Pemilu Pilgub 27 Juni 2018 serentak yang lalu, masih ditemukan masyarakat yang sudah meninggal dunia dan pindah domisili, namun masih masuk dalam DPT dan mendapatkan undangan.

Hal ini, lanjutnya, membuktikan data KPU tidak valid dan masih cenderung mengunakan data lama.

"Kami berharap petugas KPU benar-benar bekerja secara profesional, bukan bekerja amatiran, sehingga hak politik seluruh masyarakat di Kalbar khususnya masyarakat Perbatasan dan Pedalaman dapat terakomodir," ujarnya.

Abelnus yang sejak 10 tahun terakhir ini konsen Isu-isu Perbatasan Provinsi Kalimantan Barat, berharap dengan Komisioner KPU Kalbar agar bekerja Profesional dan berintegritas.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved