Pesparawi

Raih Juara Umum Pesparawi Nasional XII, Papua Barat Apresiasi Kalbar

Meskipun meleset dari target awal, namun Juara Umum Pesparawi Nasional di Kendari itu juga akhirnya berhasil meraih 3 Champion

Raih Juara Umum Pesparawi Nasional XII, Papua Barat Apresiasi Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Penampilan Joy Tobing, Jelita Tobing dan mantan vocalis ada band, Doni saat tampil pada malam penutupan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) nasional XII di stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (3/8/2018) malam. Rangkaian acara Pesparawi Nasional XII digelar sejak tanggal 28 Juli sampai 3 Agustus 2018. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berhasil meraih 3 Champion sekaligus membuat Papua Barat memboyong Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia dalam Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XII 2018 yang digelar di Pontianak, Kalimantan Barat.

Kemenangan tersebut memang sudah dipersiapkan sejak lama oleh Papua Barat, yang pada Pesparawi Nasional sebelumnya di Ambon telah berhasil meraih juara dua.

Baca: Aksi Panggung 3 Penyanyi Rohani Pada Malam Penutupan Pesparawi Nasional XII

Baca: Papua Barat Juara Umum Pesparawi Nasional XII di Pontianak

"Sekarang ini kami menyiapkan diri memang, target kami awal memang hanya tiga, ada tiga itu bisa diperoleh, sebenarnya ada yang target awal kita itu bisa PSA (Paduan Suara Anak) ternyata dia jauh nya malah dapat perak," kata Robert KR Hamar, Ketua Kontingen Papua Barat.

Meskipun meleset dari target awal, namun Juara Umum Pesparawi Nasional di Kendari itu juga akhirnya berhasil meraih 3 Champion untuk Paduan Suara Remaja, Paduan Suara Dewasa Campuran, maupun Musik Pop.

Baca: Ini Mendali yang Berhasil Diraih Kalbar Dalam Pesparawi Nasional XII   

Baca: Penutupan Pesparawi Nasional XII di Pontianak

Semua itu menurut Robert tidak lepas dari dukungan pemerintah Provinsi Papua Barat
dengan mendatangkan berbagai ahli untuk membina para peserta, terutama anak-anak.

"Kami melatih anak-anak dari umur 7 tahun itu sudah dilatih, sehingga dia bisa terus menerus dibina sehingga bisa pindah ke remaja, remaja ke Dewasa, seperti itu," ungkap Robert.

Selain itu, Robert juga mengaku bahwa Papua Barat selalu punya target tiga sampai empat champion di setiap perhelatan Pesparawi Nasional yang diikuti.

"Kalau untuk memperoleh lima mungkin sulit, tapi kalau tiga sampai empat kita punya strategi untuk menyiapkan mereka dengan melatih dari yang kecil (anak-anak)," ungkapnya.

Selain strategi dan target, hal lain yang membuat Papua Barat berhasil meraih juara adalah para peserta yang beberapa diantaranya memang sudah sering tampil bernyanyi di luar Negeri.

Dan yang tidak kalah penting adalah objektifitas dewan juri serta penyelenggara yang professional.

"Untuk tuan rumah menurut kami kali ini seluruh perlombaan berjalan begitu baik, artinya bukan soal sarananya, tapi soal penjurian dan Penilaian itu sangat luar biasa. Ada pengawasan ketat juga dari dirjen (Direktur Jenderal Bimas Kristen), kemudian juri menilai menurut kami sangat objektif, itu kelebihan Pesparawi kali ini," pungkasnya.

Penulis: Bella
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved