Pasca Penangkapan Diduga Teroris di Kapuas Hulu, Kajari Berikan Penjelasan

Rudy menuturkan, Pengadilan yang dalam pertimbangannya mengambil alih tuntutan Jaksa Penuntut Umum

Pasca Penangkapan Diduga Teroris di Kapuas Hulu, Kajari Berikan Penjelasan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Kajari Kapuas Hulu Rudy Hartono 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kajari Kabupaten Kapuas Hulu Rudy Hartono menyatakan bahwa, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam Putusannya Nomor : 809/Pid.B/2018/Jkt.Sel tanggal 31 Juli 2018, telah mengabulkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum dengan menjatuhkan pidana berupa denda sebesar Rp 5 juta kepada organisasi Jamaah Ansor Salah (JAD), serta membekukan dan menyatakan JAD, organisasi lain yang berafiliasi dengan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) atau Al-Dawla Al-Sham (DAESH) atau Islamic State of Iraq and Levant (ISIL) dan Islamic State (IS) sebagai korporasi yang terlarang.

"Majelis Hakim menyatakan JAD terbukti secara sah, dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana terorisme oleh Korporasi sebagaimana diatur, dan diancam dalam Pasal 17 ayat (1) dan ayat (2) Jo Pasal 6 PERPU Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang telah ditetapkan menjadi UU No. 15 Tahun 2003," ujarnya kepada wartawan, Rabu (1/8/2018).

Baca: Cegah Aliran Radikalisme, Ini Langkah Sat Polair Polres Kapuas Hulu

Rudy menuturkan, Pengadilan yang dalam pertimbangannya mengambil alih tuntutan Jaksa Penuntut Umum tersebut, menyatakan JAD merupakan organisasi yang dibentuk untuk menyatukan seluruh organisasi-organisasi yang mendukung IS di Indonesia dengan tujuan mendukung ISIS di Syiria dan Iraq.

"JAD juga dinilai bertanggung jawab atas beberapa aksi terorisme di tanah air, antara lain peledakan bom di Samarinda pada bulan Desember 2015, aksi bom bunuh diri di Jalan Thamrin Jakarta pada tanggal 14 Januari 2016, rencana peledakan Mapolda Jabar di lapangan Cicendo pada tanggal 27 Februari 2017 serta bom bunuh diri di Kampung Melayu pada 24 Mei 2017," ucapnya.

Menurutnya, Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut, merupakan keberhasilan dari Kejaksaan dalam mendakwa korporasi terkait terorisme ke Pengadilan. Sebelumnya pada tahun 2008 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum dengan menyatakan Al Jamaah Al Islamiyah sebagai korporasi terlarang serta menjatuhkan denda sebesar Rp10 juta.

Baca: LIVE STREAMING Babak II Real Madrid Vs Manchester United, Babak I Madrid Kalah Tipis

"Keberhasilan Kejaksaan melakukan penuntutan terhadap korporasi JAD terkait tindak pidana terorisme, yang merupakan wujud komitmen jajaran Korps Adhyaksa yang baru saja memperingati hari jadinya yang ke-58 tersebut, dalam mendukung upaya pemberantasan tindak pidana terorisme sebagaimana semangat UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan UU No. 15 Tahun 2003 yang telah disahkan Pemerintah pada tanggal 21 Juni 2018 lalu," ungkapnya.

Berita sebelumnya, Rabu (25/7/2018) pukul 12.15 WIB, di Jl Lintas Selatan, Desa Nanga Mentebah, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu telah ada penangkapan terduga pelaku Teroris, yang telah dilakukan oleh Densus 88 dari Mabes Polri.

Dimana terduga pelaku Teroris beranisial JF (22) yang merupakan warga setempat. Dimana saat penangkapan JF sedang menggunakan sepedamotor Honda CBR 150 rangka warna hitam, tidak ada body yang terpasang serta plat Nomor polisi, di jok belakang ada gerobak yang membawa air galon sebanyak satu buah bewarna biru.

Setelah itu dilakukan penggeledahan rumah, terdapat seorang istri (yang menggunaakan baju serta cadar diwajahnya bewarna hitam), serta diamankan berupa dokumen pribadi yang dianggap dicurigai serta diamankan dan di bawa oleh tim Densus 88/AT.

Dalam penangkapan diduga melakukan tindak pidana terorisme, dilakukan oleh tim Densus 88/AT kurang lebih waktunya 10 detik didepan ATM BRI Mentebah. Saat ini terduga pelaku Teroris sudah diamankan ke Mabes Polri, untuk diperiksa lebih lanjut.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved