Pengawasan TKA Juga Harus Difokuskan Pada Sektor Non Formal

Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan TKA banyak menimbulkan kontra baik itu kalangan akademisi maupun tenaga kerja lokal.

Pengawasan TKA Juga Harus Difokuskan Pada Sektor Non Formal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Wakil Bupati Sekadau Aloysius bersama Kajari Sekadau Andri Irawan (kanan) dan Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi (kiri), saat menghadiri rapat tentang upaya peningkatan pengawasan terhadap orang asing, Senin (31/7). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sekadau Andri Irawan mengatakan, Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan TKA banyak menimbulkan kontra baik itu kalangan akademisi maupun tenaga kerja lokal.

Andri menilai, dalam pengawasannya tidak hanya terfokus pada TKA yang bekerja diperusahaan saja, melainkan juga sektor non formal.

“Paling tidak kalau ada perusahaan yang mempekerjakan TKA, setiap tahun perusahaan wajib membuat rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA). Nanti bisa dilihat dari RPTKA itu,” ujarnya yang juga hadir pada rapat pengawasan orang asing, di ruang rapat kantor bupati, Senin (31/7).

Baca: Pemkab Sekadau Terus Tingkatkan Pengawasan Orang Asing

“Kalau tim turun ke lapangan, bisa menanyakan RPTKA. Bisa dilihat, perencanaannya dengan kondisi dilapangan. Kalau direncanakan lima TKA, tapi ada 10. Nah, ini perlu dipertanyakan karena tidak sesuai dengan RPTKA,” sambungnya.

Menurut Andri, TKA yang bekerja di Indonesia khususnya di Kabupaten Sekadau harus memiliki skill. Mempekerjakan TKA, kata dia, juga tidak serampangan.

“Mereka (TKA) tidak boleh ditempatkan yang berhubungan dengan personalia dan hubungan industrial,” tegas Andri.

Batasan tersebut diberlakukan mencegah terjadinya hal-hal tak diinginkan. Andri juga berharap, pimpinan perusahaan bisa dihadirkan untuk beraudiensi.

“Kita perlu mengikat perusahaan dengan komitmen. Perusahaan juga dibebankan kewajiban bersama-sama mengawasi orang asing,” pungkasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved