Ngeri! Bucket Helikopter Nyaris Hantam Rumah Warga

Bucket air helikopter BPBD Kalbar mengenai pagar rumah seorang warga di Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kayong Utara, Kamis (26/07/2018).

Ngeri! Bucket Helikopter Nyaris Hantam Rumah Warga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Pagar rumah warga yang rusak dihantam bucket helikopter water bombing di Desa Pangkalan Buton, Sukadana, Kayong Utara, Kamis (27/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Bucket air helikopter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar yang biasa digunakan untuk water bombing saat terjadi Karhutla, mengenai pagar rumah seorang warga di Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kayong Utara, Kamis (26/07/2018).

Kepala BPBD Kalbar, Nyarong, mengatakan, helikopter mengalami turbulensi saat akan mengambil air. Pilot pun terpaksa menurunkan ketinggian terbangnya.

Hal ini secara tak sengaja membuat bucket yang dibawa mengenai pagar rumah warga. Akan tetapi peristiwa tersebut tak sampai menimbulkan dampak fatal, kondisi masih tetap normal dan terkendali.

"Saat mengambil air, posisi pesawat climbing. Tiba-tiba mengalami turbulensi karena perubahan udara, ini hal yang biasa terjadi dalam penerbangan," katanya saat dihubungi wartawan, Minggu (29/7).

Dia menegaskan, bucket tersebut tidak sampai mengenai rumah warga, melainkan hanya pagar. Helikopter pun tidak sampai jatuh. "Hanya (kena) pagar rumah, bukan nabrak rumah," jelasnya.

Kepala Desa Pangkalan Buton, Anshari, berharap BPBD Kalbar memperbaiki pagar rumah warga yang rusak akibat dihantam bucket helikopter water bombing. Meski peristiwa ini terjadi tanpa unsur kesengajaan.

Dia mengatakan, akibat peristiwa ini bukan hanya pagar rumah warga yang rusak, melainkan juga ada kabel listrik yang putus.

"Iya benar ada terjadi, pagar rumah rusak, kabel listrik juga ada yang putus," katanya di Sukadana, Kayong Utara, Minggu. Lebih lanjut dia menceritakan, peristiwa ini terjadi di Jalan Sungai Gali, Desa Pangkalan Buton," pungkasnya.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Marpina Sindika Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved