Kasi UPPD Sintang Hantam Gorong-gorong

Mobil Calya dengan nomor polisi KB 1689 EH bermuatan tiga penumpang menabrak gorong-gorong di Jalan Sintang-Putusibau, Minggu (29/07/2018) malam.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Anggota Satlantas Polres Sintang melakukan olah TKP kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Calya Merah dengan nomor polisi KB 1689 EH dengan tiga orang di dalamnya terjadi di Jalan Sintang-Putusibau, Dusun Tepian Taduh, Desa Pelimping, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Minggu (29/7/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Mobil Calya dengan nomor polisi KB 1689 EH bermuatan tiga penumpang menabrak gorong-gorong di Jalan Sintang-Putusibau, Dusun Tepian Taduh, Desa Pelimping, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Minggu (29/07/2018) malam.

Kasat Lantas Polres Sintang, AKP Anton Satriadi, menyampaikan bahwa kejadian kecelakaan tersebut telah ditangani pihaknya.

Dia menyatakan ketiga korban mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

"Mereka dari arah jalan Putussibau menuju Sintang. Saat ini Anggota kita sudah menangani. Satu orang driver dan dua penumpang luka-luka, saat ini sedang dirawat di RSUD Ade M Djoen Sintang," ujarnya, Senin (30/07/2018).

Diketahui bahwa sopir mobil yang terlibat kecelakaan merupakan Kasi Penetapan Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Sintang, Paulus Suhadi, dan dua orang penumpang di dalamnya masih merupakan keluarga.

"Iya betul, korban bekerja di Samsat. Ketiga korban ini satu keluarga, namun kita belum bisa memastikan ayah dan anak atau bukan. Sampai saat ini kita terus pantau kondisi korban, dan melakukan penyelidikan," jelasnya.

Berdasarkan analisa awal, olah TKP dan keterangan saksi, menurut Kasat Lantas kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal.

Penyebab kecelakaan dari hasil analisa sementara sopir mengendarai dalam kondisi mengantuk.

"Kemungkinan besar sopir mengantuk, sehingga menabrak gorong-gorong dan gundukan tanah. Kita sudah lakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Kita mencari saksi lainnya, serta terus memantau kondisi korban," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved