Diduga Jaringan Malaysia, BNN Tangkap Pasutri Saat Bawa 10 Kilogram Sabu

Lalu dilakukan penggeledahan pada mobil itu. Personel menemukan diduga narkotika jenis sabu-sabu

Diduga Jaringan Malaysia, BNN Tangkap Pasutri Saat Bawa 10 Kilogram Sabu
ISTIMEWA
Sebanyak 10 bungkus (belum ditimbang) narkotika jenis sabu yang dibawa pasutri ditemukan tim gabungan Polres Siak dan BNP Riau, Minggu (29/7/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PEKANBARU - Pasangan suami istri (pasutri) asal Bukittinggi, Sumatera Barat, berinisial YA (43) dan EV (34) ditangkap BNN saat membawa sabu-sabu sekitar 10 kg. 

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Riau AKBP Haldun menjelaskan, keduanya terindikasi merupakan jaringan internasional.

Pasutri itu tertangkap di Siak, Minggu (29/7/2018) pukul 17.30 WIB di jalan lintas Dayun - Perawang, Km 70, Kampung Dayun, Kabupaten Siak.

Penangkapan dilakukan oleh personel Polres Siak dan BNNP Riau.

Dijelaskan Haldun, keduanya yang berstatus kurir merupakan bagian dari jaringan asal negeri Jiran, Malaysia. Mereka juga jaringan lintas provinsi.

Baca: Jelang Asian Games 2018, Kapolri: Ratusan Teroris Sudah Ditangkap

"Barangnya masuk dari Selat Panjang, keduanya terima barang di Buton, rencananya mau dibawa ke Pekanbaru," kata Haldun saat dihubungi Tribun Pekanbaru, Senin (30/7/2018).

Haldun menuturkan, dari pengakuan pasutri ini, mereka sudah kali ketiga menjemput barang haram tersebut. "Yang dua kali lolos, barang dibawa ke Palembang," ucapnya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut. "Sementara jaringan terputus," jelas dia.

Diberitakan sebelumnya, sepasang suami istri (pasutri) asal Bukittinggi, Sumatra Barat, YA (43) dan EV (34) berhasil menjemput Narkotika jenis sabu-sabu di kota Dumai, Riau. Rencananya, sabu-sabu sebanyak 10 kantong tersebut, bakal diedarkan di Sumatera Barat.

Pasutri itu tertangkap di Siak, Minggu (29/7/2018) pukul 17.30 WIB.

Halaman
12
Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved