Lepas 455 CJH Kloter 11, Pj Gubernur Kalbar Harap Jadi Duta Bangsa dan Negara

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Dodi Riyadmadji berharap jemaah haji asal Kalbar mampu menjadi duta bangsa dan daerah

Lepas 455 CJH Kloter 11, Pj Gubernur Kalbar Harap Jadi Duta Bangsa dan Negara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji melepas 445 orang Calon Jemaah Haji (CJH) Kloter 11 asal Kabupaten Kayong Utara, Kubu Raya, Sekadau dan Kapuas Hulu di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (28/7/2018) malam 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – 445 orang Calon Jemaah Haji (CJH) Kloter 11 asal Kabupaten Kayong Utara, Kubu Raya, Sekadau dan Kapuas Hulu dilepas oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (28/7/2018) malam.

Usai dilepas, 455 orang CJH itu diberangkatkan dari Pontianak menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Selanjutnya, penerbangan diteruskan ke Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah Arab Saudi.

Baca: Yusniarsyah Minta Jemaah Calon Haji Patuhi Aturan di Arab Saudi

Baca: Foto-foto Pj Gubernur Lepas Keberangkatan 2526 Jemaah Haji Kalbar

Setidaknya, total CJH Kalbar musim haji tahun 2018 sebanyak 2.527 orang. Semua CJH akan dilepas bertahap sesuai jadwal kenerangkatan Kloter masing-masing.

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Dodi Riyadmadji berharap jemaah haji asal Kalbar mampu menjadi duta bangsa dan daerah saat pelaksanaan rangkaian rukun-rukun haji di tanah suci.

“Berbaurlah dengan berbagai suku bangsa dan umat Islam dari seluruh penjuru dunia. Junjung tinggi martabat bangsa dan negara. Jaga nama baik daerah khususnya Kalbar di negara Arab Saudi,” ungkapnya saat pelepasan.

CJH diharapkan bertingkah laku sopan, tertib serta hormati adat dan tradisi yang dimiliki oleh bangsa lain. CJH wajib mentaati Undang-Undang dan Peraturan-Peraturan yang berlaku di negara Arab Saudi.

“Ketika di tanah suci, ikuti arahan dari petugas Haji khususnya para petugas Tim Kesehatan Haji yang ditunjuk oleh Pemerintah,” katanya.

Ibadah haji, kata Dodi, merupakan rukun Islam kelima bagi kaum Muslimin yang mampu tunaikannya secara fisik maupun biaya perjalanannya. Ibadah haji hendaknya dikerjakan secara ikhlas agar mendapat ridho dan ampunan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Jangan sekali-kali berpikir bahwa ibadah haji dijalankan untuk mencari popularitas atau mencari gelar agar dipanggil Pak Haji atau Bu Hajjah atau ada tujuan dunia lainnya,” pesannya.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved