Kalbar Expo

Kadisperindag Kalbar Dorong Ekspor Produk UMKM

Seiring perkembangannya dari sisi kemasan, pelaku UMKM khususnya di Kota Pontianak kata Ridwan melakukan banyak inovasi.

Kadisperindag Kalbar Dorong Ekspor Produk UMKM
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Pengunjung saat pengunjungi Kalbar Expo 2018, di Pontianak Convention Center 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Ridwan menilai produk yang dipromosikan pada Kalbar Expo 2018 sudah bersaing.

Seiring perkembangannya dari sisi kemasan, pelaku UMKM khususnya di Kota Pontianak kata Ridwan melakukan banyak inovasi.

"Kreativitasnya dan juga kualitas kemasan sudah bagus. Lebih kompetitif juga, jadi untuk bersaing bukan suatu masalah lagi. Baik dengan provinsi lain atau pun mungkin kalau mau di ekspor sudah cukup bisa ditransaksikan keluar. Untuk sementara kemasannya sudah memenuhi persyaratan," ungkap Ridwan.

Baca: Kalbar Expo 2018 Ditutup, Ini Harapan Ketua Himpunan Pelaku UMKM Pontianak

Namun diakuinya dari higienitas dan sisi lebelisasi memang ada beberapa kemasan yan masih memerlukan perbaikan. Karena kadang konsumen tidak melihat dari isi tapi melihat juga dari segi kemasan berpengaruh. Memang lebih bagus antara kemasan dan isi-nya sama-sama menariknya. Kemasannya menarik, isinya berkualitas itu yang kita harapkan," ujarnya.

Kota Pontianak kata Ridwan memiliki banyak produk unggulan seperti durian. Jika kedepan benar diolah dan dikemaskan dengan baik akan memiliki nilai jual. Semua ia akui tergantung dari pengolahan pelaku-pelaku usahanya untuk mengemas pangan lokal tak terkecuali rambutan.

"Ini mesti diolah sehingga kedepan pengemasan tidak dalam bentuk buah segar tapi dalam bentuk yang sederhana. Sehingga setiap saat ketika orang membutuhkan oleh-oleh tinggal bawa saja, agar lebih praktis seperti dalam bentuk dodol contohnya dodol durian," contohnya.

Dinas kata Ridwan sangat mendorong kreativitas, sehingga UMKM naik kelas. Dengan demikian kata dia produk dan pemasaran tidak lagi hanya berkutat di pasar lokal tapi antar pulau atau antar negara. "Itu yang harus kita bangun. Kalau umpamanya kita membangun semangat kebersamaan semangat, semangat simbiosis dengan pelaku usaha yang besar ini saling bekerjasma dengan baik InsyaAllah akan bisa mengurai pengangguran," harapnya.

Banyak inovasi-inovasi yang sudah dilakukan berdasarkan nilai-nilai yang di Kalbar. Sumber daya alam yang melimpah kata Ridwan tinggal diolah.

"Itulah perlu kreativitas dan inovasi, mungkin dengan metode teknologi tepat guna yang murah meriah dengan bekerjasama dengan sekolah yang bisa share teknologi. Sehingga pelaku UMKM tidak memerlukan biaya besar untuk mengolah suatu produknya yang berkelas dan punya nilai teknologi," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved