Berikut Penjelasan Juri Terkait Tiga Pemenang Kontes Durian Unggul Kalbar

Tahun ini kita tidak dapat manis pahit. Rata-rata manis kental, manis gurih. Juara I, II dan II tidak ada manis pahit

Berikut Penjelasan Juri Terkait Tiga Pemenang Kontes Durian Unggul Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HENDRI CHORNELIUS
Dirjen Hortukultua Kementan RI, Suwandi, Kadis Pertanian, Tanaman Pangan Dan Holtikultura Provinsi Kalbar, Heronimus Hero, juri kontes dan Forkompinda Sanggau saat foto bersama diacara Kontes durian unggul tingkat Kalbar tahun 2018 kembali yang berlangsung di halaman kantor Camat Sekayam, Jumat (27/7). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Juri kontes durian unggul asli Kalbar tahun 2018 yang berlangsung di halaman kantor Camat Sekayam, Karim menjelaskan, varietas durian Na milik Muksin menjadi pemenang pertama kontes durian di kecamatan Sekayam.

“Kemudian juara II diraih peserta atas nama Supriantin dan juara II diraih peserta Susanto. Untuk Juara I jenis durian NA, warnanya sangat bagus agak orange, ketebalannya sangat tinggi, teksturnya lembut dan halus, rasanya manis pulen, kental, guruh dan terakhir wanginya mendekati sempurna,” katanya.

Penemu durian pelangi Papua ini menjelaskan, dari kontes, keseluruhan rasa duriannya manis pulen dan manis kental. Dan tahun sebelumnya, manis tapi ada pahitnya.  

“Tahun ini kita tidak dapat manis pahit. Rata-rata manis kental, manis gurih. Juara I, II dan II tidak ada manis pahit,” jelasnya.

Disinggung apakah durian yang meraih juara berpelung ekspor, Karim menjelaskan, untuk ekspor ke negara-negara tertentu seperti Thailand, Jepang dan Korea masih bisa, akan tetapi tidak untuk ekspor ke negara-negara besar.

“Tapi kalau untuk negara besar seperti China, Hongkong, Taiwan, itu tidak masuk. Dari segi rasa tidak masuk, dari segi warna, ketebalan, wanginya masuk. Manis pulen itu Thailand, Jepang, Korea, termasik Indonesia 80 persen maunya manis gurih,” tuturnya.

Seperti diketahui, Kontes Durian Unggul Asli Kalbar sudah lima kali digelar di Kabupaten Sanggau. Dalam kontes ini, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan mendatangkan tiga dewan juri masing-masing Karim Aristides, Tirto dari Surabaya dan Tamron dari Bangka. (hen).

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved