Breaking News:

Tanam 500 Bibit Durian di Kaki Gunung Palung

Terlebih dahulu bibit tersebut dibuat tempat agar bisa dirawat dan disirami. Anggota Kelompok Tani Meteor Garden secara bersama

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Bibit durian otong yang sudah dirawat dan akan ditanam Kelompok Tani Meteor Garden di antara area pertanian masyarakat dan TNGP Kecamatan Sukadana, KKU belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Kelompok Tani Meteor Garden binaan Yayasan Palung (YP) menanam 500 bibit durian belum lama ini. Bibit itu ditanam di antara area pertanian masyarakat dan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara (KKU).

“Tujuannya untuk konservasi di kaki Gunung Palung,” kata Wendi F Tamariska Manager Program Program Sustainable Livelihood YP melalui rilis Petrus Kanisius Communication Officer YP kepada Tribun di Ketapang, Kamis (26/7/2018).

Baca: Pleno Penetapan Paslon Terpilih Dalam Pilwako Pontianak Tahun 2018

Baca: Hanya Kenakan Tanktop dan Jeans, Nia Ramadhani Dibilang Anak Kuliahan  

Wendi mengungkapkan bibit yang ditanam jenis durian otong atau unggul. Bibit itu merupakan bantuan Dinas Pertanian KKU atas kerjasama antara YP dan Dinas Perkim-LH KKU. Menurutnya sebelum penanaman dilakukan.

Terlebih dahulu bibit tersebut dibuat tempat agar bisa dirawat dan disirami. Anggota Kelompok Tani Meteor Garden secara bersama menyepakati membuat jadwal perawatan. Kemudian 500 bibit durian itu ditanam secara bersama-sama pula.

Baca: Jalan Banyak Batu, BPK Ketapang Turun Bersihkan Kerikil di Simpang Mapolres dan RSUD Agesdjam

Baca: Asri dan Tenang, Yuk Lirik Perumahan Fachri Property Land di Lokasi Berikut

Ia berharap  semoga dengan melakukan penanaman di area lahan masyarakat yang berbatasan langsung TNGP bisa memberikan manfaat. Terutama bagi penyediaan jasa ekosistem dan pengendalian hama alami terhadap tanaman petani.

“Bibit-bibit varietas durian otong tersebut pun ternyata bersertifikat resmi dari Dinas Pertanian (UPTPSB) Kalimantan Barat. Semoga bibit-bibit durian otong yang ditanam tersebut bisa tumbuh baik dan memberikan manfaat,” harapnya.

“Sehingga menjadi penopang bagi sumber penghasilan masyarakat di sekitar TNGP. Cara seperti ini pun merupakan salah satu bisa dilakukan. Serta diikuti oleh siapa. Dengan demikian hutan bisa terjaga masyarakat pun sejahtera,” lanjutnya.

Ketua Kelompok Tani Meteor Garden, Ishak mengatakan penamanan ini berawal dari komitmen untuk peduli terhadap lingkungan dengan cara-cara sederhana. Satu di antaranya dengan cara menanam varietas durian unggulan di kaki Gunung Palung.

“Bibit durian otong sebanyak 500 batang tersebut ditanam oleh Kelompok Tani Meteor Garden. Serta pihak terkait lainnya yang ikut berpartisipasi,” ungkap Ketua Kelompok Tani Meteor Garden, Ishak juga melalui rilis Petrus Kanisius.

Ia memaparkan jika dirupiahkan atau dijual berdasarkan harga perbatangnya untuk 500 bibit itu nilainnya bisa mencapai Rp 40 hingga 50 juta. Hitungannya yakni harga harga bibit durian otong perbatang Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu.

Dijelaskannya jenis tanaman durian otong merupakan varietas lokal yang bisa dikembangkan atau dibudiayakan. Tanaman durian juga memiliki manfaat yang cukup banyak jika dilihat dari sisi ekonomi terutama apabila sudah mulai berbuah.

Lantaran buahnya termasuk yang sangat di minati masyarakat di wilayah Ketapang dan KKU. Kemudian buahnya juga bisa diolah menjadi tempoyak dan lempok. Sehingga menjadi penghasilan atau pendapatan alternatif masyarakat.

“Jadi selain sangat bermanfaat bagi masyarakat penanaman ini juga sebagai cara sederhana yang bisa dilakukan para petani untuk melakukan konservasi. Apa yang dilakukan Kelompok Tani Meteor Garden ini tentu patut dicontoh yang lainnya,” ujarnya. 

Penulis: Subandi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved