Breaking News:

Turut Prihatin Kondisi Parit di Pontianak Utara, Ini Dorongan Dewan Pontianak Pada Pemkot

Politisi Partai Hanura ini menjelaskan dahulu kala parit-parit di sana sangat besar dan menjadi jalur transportasi warga dengan menggunakan sampan.

Penulis: Syahroni | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Anggota DPRD Kota Pontianak, Mashudi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Legislator Pontianak Utara, Mashudi juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi saluran atau parit-parit yang ada di Pontianak Utara yang disebutnya semakin hari memang semakin parah.

Hal itu terjadi karena kurangnya perhatian dari pemerintah.

Ia mengaku mendapat banyak laporan dari warga dan melihat sendiri terkait kondisi parit yang ada di Pontianak Utara yang harus segera diperbaiki atau dinormalisasi apabila tak mau munculnya masalah baru kedepannya.

Baca: Warga Pontianak Utara Minta Pemerintah Normalisasi Parit, Kondisinya Memprihatinkan!

Baca: Junaidi: Perlu Normalisasi Parit Cegah Banjir di Sungai Raya Dalam

Politisi Partai Hanura ini menjelaskan dahulu kala parit-parit di sana sangat besar dan menjadi jalur transportasi warga dengan menggunakan sampan.

"Memang saat ini kondisi parit kita di Pontianak Utara sangat memprihatinkan, banyak yang sudah menyempit dan tak bisa menampung air lagi dan menjadi jalur air saat hujan deras," ucap Mashudi saat diwawancarai , Selasa (24/7/2018).

Ia jelaskan kondisi Saluran Dharma Putra dalam yang dulu parit ini sangat besar, andalan kebutuhan masayarakat setempat dan sekarang sangat memprihatinkan.

"Sudah tertutup gulma dan longsoran tanah mulai menutupi paret juga, makanya pemerintah harus cepat menangani ini karna paret ini berfungsi bagi masarakat," ucapnya.

Mashudi yang juga kerap disapa Lonjong ini menegaskan pihaknya akan mendorong pemerintah untuk melakukan normalisasi karena sudah banyak aspirasi dan keluhan masyarakat terkait kondisi parit yang ada.

Tak hanya saluran yang ada di Dharma Putra, ia tegaskan banyak saluran lainnya uang harus segera dinormalisasi oleh pemerintah.

"Bukan hanya Paret Dharma Putra setelah kita survei ternyata paret di Pontianak Utara sudah banyak yang tertutup seperti Paret Pangeran Dalam, Paret Wansalem dan Paret Sungai Selamat dan banyak lagi lainnya itu perlu di normalisasi oleh dinas terkait," pinta Lonjong.

Ia meminta segera dilakukannya normalisasi atas kepentingan dan kebutuhan warga setempat, jangan sampai tak diperhatikan sehingga nanti menambah permasalahan bagi warga setempat.

"Paret inilah tempat mengalirnya air hujan ketika hujan lebat maka paret ini yang berpungsi untuk mengatasi banjir dan mengalir ke Sungai Kapuas," tambahnya.

Selain itu, Mashudi tegaskan kegunaan dari saluran di Pontianak Utara juga untuk irigasi pertanian, karena disana adalah sebagian besar sentra pertanian.

"Paret disamakan juga berguna buat masayarakat pertanian, oleh karena itulah masyarakat meminta kepada pemerintah untuk segera dikeruk atau di bersihkan apa lagi ini janji Calon Wali Kota kita yang akan menghidupkan kembali paret-paret utama," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved