Citizen Reporter

Jelang Hari Bakti Ke-71, Ratusan Prajurit TNI AU Supadio Gelar Beragam Kegiatan Bakti Sosial

“Kegiatan bakti sosial ini diikuti segenap prajurit gabungan Lanud Supadio. Mereka dibagi menjadi dua bagian yaitu membersihkan gereja dan makam,"

Penulis: Try Juliansyah | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pangkalan TNI AU Supadio menggelar kegiatan bakti sosial. Gereja Pantekosta “Ebenhaezer” yang berada di Jl. Abdurrachman Wahid No. 45, desa Kuala Dua dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Desa Limbung menjadi sasaran bakti sosial personel Lanud Supadio, Selasa (24/7). 

Citizen Reporter

Kepala penerangan lanud Supadio

Letkol Sus Filfadri

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Menjelang peringatan Hari Bakti Ke-71, Pangkalan TNI AU Supadio menggelar kegiatan bakti sosial. Gereja Pantekosta “Ebenhaezer” yang berada di Jl. Abdurrachman Wahid No. 45, desa Kuala Dua dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Desa Limbung menjadi sasaran bakti sosial personel Lanud Supadio, Selasa (24/7/2018).

Ratusan personel Lanud Supadio dan jajarannya ikut ambil bagian dalam kegiatan bakti sosial ini.

Baca: Rusman Ali Pimpin Pengambilan Sumpah dan Janji 177 PNS di Kubu Raya

Baca: Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia Siap Dukung Bawaslu

Ketua Panitia peringatan Hari Bakti tahun ini Letkol Kes Joko Pamilih menuturkan bahwa dalam rangka peringatan Ke-71 Hari Bakti TNI AU maka Lanud Supadio menyelenggarakan beberapa kegiatan sosial. Diantaranya bakti sosial, donor darah, ziarah ke TMP Dharma Patria Jaya dan upacara militer.

Untuk hari ini, lanjut Letkol Kes Joko dilaksanakan bakti sosial di dua tempat berbeda yaitu di gereja Pantekosta “Ebenhaezer” dan TPU Muslim Desa Limbung sedangkan donor darah akan dilaksanakan pada hari Kamis (26/7), berlangsung di Graha Teddy Kustari. Kedua kegiatan ini merupakan bukti nyata Lanud Supadio dalam memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat dan lingkungan disekitar Lanud.

“Kegiatan bakti sosial ini diikuti segenap prajurit gabungan Lanud Supadio. Mereka dibagi menjadi dua bagian yaitu membersihkan gereja dan makam. Untuk di Gereja membersihkan rumput dan selokan bagian depan serta mengecat pagar depan dan samping sedangkan di makam membersihkan seluruh areal makam dan mengecat pagar serta gapura,” jelas Ketua panitia.

Dadang (54), seorang pengurus TPU Muslim menyambut baik dengan adanya kepedulian anggota Lanud Supadio terhadap makam muslim ini. “Kegiatan seperti ini bukan kali pertama namun sudah sering dilaksanakan oleh Lanud Supadio. Selaku pengurus tentunya kami sangat terbantu dan berterima kasih kepada Lanud yang telah membantu membersihkan dan mengecat pagar makam ini,” katanya(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved