PMII IAIN Pontianak Sukses Gelar Agenda Launching Buku dan Rapat Tahunan Komisariat

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Institut Agama Islam Negeri Pontianak

PMII IAIN Pontianak Sukses Gelar Agenda Launching Buku dan Rapat Tahunan Komisariat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana launching buku. 

Citizen Reporter

Divisi media dan publikasi PMII IAIN Pontianak

 Siti Maulida
 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Institut Agama Islam Negeri Pontianak (PMII IAIN Pontianak) telah sukses menggelar acara Launching buku dan Rapat Tahunan Komisariat yang ke 23 di Aula Masjid IAIN Pontianak pada Minggu (22/7/18).

Di era majunya teknologi saat ini tidak membuat kader PMII IAIN lupa terhadap ranahnya sebagai mahasiswa, yaitu mengeksiskan trilogi intelektual, hal ini dibuktikan dengan Kader PMII IAIN Pontianak yang mempunyai semangat literasi dengan diLaunchingnya Buku yang berjudul Beragama dalam Kebingungan karya senior PMII IAIN yang merupakan demisioner pengurus komisariat yaitu Muhammad Hasanie Mubarak dan Khairil Arif Ya’qub.

Baca: Uprating Kabel JTM di Jalan Trans Kalimantan Dilakukan Pemadaman Hingga 13.00 WIB

Acara Launching buku dan RTK ini dihadiri oleh kurang lebih seratus orang yang terdiri dari kader PMII IAIN sendiri yaitu dari tiga rayon (FSEI, FTIK, dan FUAD), kemudian dihadiru pula oleh perwakilan dari tiap OKP seperti HMI, GMNI, KAMMI, adapula Perwakilan IPNU. Yang membuat unik dari acara ini adalah hadirnya Komunitas musang yang ikut meramaikan acara, hal ini membuktikan bahwa sebenarnya PMII IAIN memiliki jaringan terhadap salah satu komunitas yang cinta dan peduli terhadap Fauna di Indonesia ini. Pembukaan agenda tahunan ini juga dimeriahkan oleh tarian dan permainan alat musik angklung yang personilnya merupakan kader PMII IAIN sendiri.

Pergantian Pemimpin PMII tingkat komisariat tentunya sangat berengaruh terhadap PMII ke depan, pasalnya komisariat adalah tingkat paling utama yang berperan dalam kampus, maka dari itu PMII IAIN Pontianak begitu mengharapkan agar pemimpin kedepan lebih baik dari sebelumnya, Seperti yang dikatakan oleh Ketua Komisariat yang jabatannya akan segera berakhir yaitu Mustofa.

“Saat ini organisasi ekternal jangan lagi mempertahankan ideologi masing” yang pada akhirnya memiliki kepentingan ego, Organisasi ekternal haruslah bekeerja sama lebih produktif saling menguatkan untuk memajukan kampus ke depan. Seperti halnya PMII IAIN haruslah bisa berdiskusi sharing antar OKP, untuk itu kedepan saya harap pemimpin selanjutnya dapat membangun dan memperluas jaringan antar OKP” Jelasnya.

Seperti yang dikatakan ketua panitia yaitu Tiara sari dalam sambutannya mengatakan bahwa RTK yang ke 23 ini bukanlah RTK yang baru dilakukan, karena 23 bukanlah waktu yang sebentar, jatuh bangun kepengurusan PMII hingga mencapai RTK ke 23 saat ini sebagai pembelajaran agar kepengurusan selanjutnya bisa mengontrol PMII lebih baik Lagi.

Sambutan dari Pengurus Cabang menegaska bahwa PMII merupakan organisasi yang cepat berkembang, yang ranahnya di Nahdlatul Ulama, oleh karena itu PMII menjadi promotor adanya Islam Nusantara, yang rahmatan lil alamain.

“PMII yang didirikan oleh ulama ulama NU harus menjadi promotor adanya Islam Nusantara, bukan aliran ya, melainkan ciri khas islam yang ada di indoenesia, ditengah gencarnya negara” muslim timur tengah yang berperang. Saya harap PMII IAIN Pontianak ikut serta mempromotori islam ramah ini” jelasnya

Selanjutnya dosen sekaligus senior PMII IAIN Pontianak yaitu Didi Darmadi dalam sambutannya mengajak agar adik adik PMII meneruskan dan mencontoh para senior yang telah melakukan kerja ilmiah. Untuk itu Pemimpi PMII IAIN kedepan harus pemimpin yang menyukai karya ilmiah,yang bisa bergerak lincah membangun program akademik yang dahulunya pernah membuat PMII IAIN eksis. Dosen sekaligus senior tersebut yang membuka acara Launching dan RTK dengan memotong pita peresmian.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved