Prihatin, Pemuda Muslim Indonesia Pontianak Ajak Oragnisasi di Indonesia Bela Palestina

"Apalagi Israel sekarang resmi mengadopsi undang-undang (UU) "Negara Yahudi" yang semakin memarginalkan warga Palestina di negara itu," ucapnya.

Prihatin, Pemuda Muslim Indonesia Pontianak Ajak Oragnisasi di Indonesia Bela Palestina
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Pemuda Muslim Indonesia Kota Pontianak Tommy Tri Handoko 

Citizen Reporter
Tommy Tri Handoko
Ketua Pemuda Muslim Indonesia Kota Pontianak

 TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Masyarakat Palestina di Gaza terus berbaris menuju pagar yang memisahkan mereka dari para penjajah mereka, untuk menuntut agar mereka diizinkan kembali dengan damai ke rumah mereka di sisi lain pagar.

Ketua Pemuda Muslim Indonesia Kota Pontianak Tommy Tri Handoko menyampaikan upaya damai mereka telah ditanggapi dengan kekuatan brutal yang mengakibatkan lebih dari 130 orang terbunuh oleh penembak jitu Israel, dan lebih dari 10 ribu orang terluka, di mana beberapa orang terluka parah, dan yang lainnya kehilangan anggota badan.

Baca: Lengkap! Bursa Transfer Pemain Liga Spanyol, Madrid dan Barca Minin Pergerakan

Sebagian besar pemerintah Barat menyatakan kekhawatiran tentang tingkat korban, tetapi tidak bertindak dengan cara yang akan mengirim pesan yang kuat ke Israel untuk menahan diri dari tindakan pembunuhan.

"Apalagi Israel sekarang resmi mengadopsi undang-undang (UU) "Negara Yahudi" yang semakin memarginalkan warga Palestina di negara itu," ucapnya.

Ia menambahkan beradasarkan badan Pusat Hukum untuk Hak Minoritas Arab di Israel, saat ini ada lebih dari 65 hukum Israel yang mendiskriminasikan warga Palestina (etnis Arab) di negara itu dan warga Palestina di wilayah pendudukan.

Dengan uu yang di buat Israel ini akan semakin kuatlah Israel untuk menyingkirkan hak rakyat palestina di antaranya hak untuk memperoleh atau menyewa tanah, hak untuk kembali, hak untuk tinggal.

Baca: KPU Kalbar Sampaikan Hasil Verifikasi Dokumen Bacaleg Provinsi

"Padahal tanah yang di akui israel adalah tanah Palestina," imbuhnya.

Hal ini menunjukkan keseriusan negara- negara untuk mendukung kemerdakaan palestina sangat diragukan terutama Indonesia.

"Mengapa saya mengatakan demikian dalam pembukaan uud 1945 mengatakan bahwa penjajahan di muka bumi harus dihapuskan. Artinya kemerdekaan Palestina menjadi sebuah amat di konstitusi Negara kita," tutur Tommy

Untuk itu pihaknya ingin sampaikan kepada seluruh oragnisasi yang ada di Indonesia baik organisasi Islam maupun Non Islam untuk merapatkan barikan membela kemerdekaan Palestina.

"Mari kita satukan pembelaan kita terhadap kemerdekaan palestina karna kemerdekaan palstina merupakan amanat kontitusi Negara indonesia," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved