Midji Sebut Rusunawa Jalan Nipah Kuning Untuk Tampung Warga Depan RS Soedarso

Sutarmidji menyambut baik pembangunan Rumah Susun Warga (Rusunawa) yang menggunakan APBN di Jalan Nipah Kuning

Midji Sebut Rusunawa Jalan Nipah Kuning Untuk Tampung Warga Depan RS Soedarso
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji melakukan  peletakan  batu pertama  pembangunan Rusunawa Jalan Nipah Kuning,  Sabtu (21/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Syahroni. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,  PONTIANAK - Sutarmidji  menyambut  baik pembangunan Rumah Susun Warga (Rusunawa)  yang menggunakan APBN di Jalan Nipah Kuning Dalam Pontianak  Barat. 

Disambutnya dengan baik ini,  karena pembangunan  Rusun ini  bertipe 36 dan itu sudah meniadakan sebagian besar aspek variabel  kemiskinan. 

"Kalau tipe 36 ini bagus,  tapi kalau pemerintah pusat membangun tipe 24 kebawah  apalagi tipe 21 maka itu percume dan tidak memberikan  dampak apa-apa," ucap Midji saat melakukan  peletakan batu pertama  pembangunan  Rusunawa,  Sabtu (21/7/2018).

Baca: Eden Hazard Beri Sinyal Positif, Real Madrid Siapkan Nomor Punggung Keramat Untuknya

Bahkan menurutnya walaupun rusun dibangun pemerintah  dengan dinding emas,  kalau dibuat dengan tipe 21 tidak akan mengurangi variable kemiskinan yang ada. 

Oleh karena itulah,  ia menyambut baik pembangunan  Rusun di Jalan Nipah Kuning dengan tipe 36 sangat baik dan bahkan ia sebut boleh membuat lagi beberapa  blok. 

"Saya minta ini betul-betul  diawasi, disamping itu juga karena ini menyangkut  tempat tinggal orang  dan harus diperhatikan  dengan serius. Saya juga meminta agar ini cepat diselesaikan  sampai penyerahannnya.  Ini untuk menampung warga uang tinggal didepan RS Soedarso  dan sebagian untuk  Parit Tokaya itu," ucap Wali Kota Pontianak  dua periode  ini. 

Bangunan Rusunawa ini disebutkanny sangat bagus kalau sudah jadi nanti,  karena bangunannya tipe 36  dan dalam rangka pemerintah  menyediakan  perumahan  untuk  masyarakat  berpenghasilan rendah,  harus sejalan dan harus menjadi bagian dari wujud pengentasan kemiskinan. 

"Secara langsung atau tidak langsung,  dari 14 variabel  kemiskinan  itu  menyangkut perumahan  tempat tinggal ada delapan  variabel. Rumah dikatakan  orang tak miskin harus memiliki  dan tinggal dirumah delapan meter persegi," tambahnya. 

Baca: Dorong Audit Ulang Modal Investasi Rp 3,7 Triliun, Pengamat Erdi Abidin Sampaikan 10 Hal Ini

Ia merincikan dengan ukuran 36,  dengan anak dua maka masyarakat  itu keluar  dari variabel kemiskinan yang delapan  untuk rumah tinggal. Sedangkan sisanya dari kesehatan,  pendidikan dan itu diintervensi  dengan program  pemerintahan. 

Ia menegaskan kalau yang menempati rusun adalah warga yang tak mampu dan jangan sampai  orang kaya. 

"Rusun  di Jalan Nipah Kuning ini sangat representatif karena tipe 36. Renacana  kita satu blok lagi dibangun  di Nipah Kuning dan di Gang Semut Pontianak Timur  juga akan dibangun Rusunawa karena disana kumuh, sehingga dengan adanya rusunawa masyarakat  setempat dimasukan di rusunawa," tambahnya.. 

Sementara di Pontianak Utara juga akan dibangun sebuah Rusunawa tepatnya di Jalan  Flora.  Proyek  pembangunan  dan komitmen ini harus  dilanjutkan  oleh  wali kote berikutnya,  karena Midji akan dilantik sebagai Gubernur  Kalbar September  mendatang. 

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved