Asian Games
Asian Games 2018 - Gejolak Internal Menghantui Timnas U-23 Malaysia
Bimbang. Kata itu pas untuk suasana hati Datuk Ong Kim Swee, pelatih timnas U-23 Malaysia, saat sedang bersiap ke Asian Games 2018.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bimbang. Kata itu pas untuk suasana hati Datuk Ong Kim Swee, pelatih timnas U-23 Malaysia, saat sedang bersiap ke Asian Games 2018.
Cabang sepak bola Asian Games 2018 untuk putra akan memulai pertandingan pada 14 Agustus.
Artinya, timnas U-23 Malaysia hanya memiliki waktu persiapan sekitar tiga pekan menuju laga perdana mereka.
Namun, Ong Kim Swee bimbang karena persoalan internal skuat Harimau Muda.
Baca: Prediksi Starting Line Up Persipon Lawan Persinga di Liga 3 Indonesia
Baca: TERPOPULER - Dari Dokumen Tambahan CPNS 2018 Hingga Prediksi Barito Putera vs Persib Bandung
Baca: Cara Unik Membuat Jiwa Terhibur Berdasarkan Zodiak, Taurus Butuh Lilin Beraroma
Ya, Kim Swee telah memanggil 24 pemain yang diumumkan pada Rabu (18/7/2018) lalu pada 30 Juli 2018 pemusatan latihan akan dimulai.
Sayang, Piala Malaysia 2018 yang mulai awal bulan depan terancam menganggu persiapan timnas U-23 Malaysia dan program Kim Swee.
Beberapa pemain yang dipanggil Kim Swee terancam tak bisa memenuhi panggilan untuk pemusatan latihan tepat waktu.
Kapten Pahang FA, Matthew Davies salah satu pemain yang mengakui apakah mendapatkan izin dari klubnya atau tidak.
”Saya tidak tahu, maaf saya tak boleh komentar lagi mengenai soal ini,” kata Matthew seperti yang dikutip BolaSport.com dari Berita Harian.
”Sampai kini, saya belum ada perbincangan dengan manajemen klub. Jadi lebih baik saya tak beri tahu apa pun.”
Hal sama juga dikatakan pemain potensial Nor Azam Azih.
”Saya gembira dapat terpilih bersama timnas untuk Asian Games,” kata Nor.
”Masalahnya, pemusatan latihan timnas U-23 itu bentrok dengan jadwal Piala Malaysia. Saya takutnya tak dilepas klub. Apalagi, dua tugas ini sama-sama penting,” tuturnya.
Nor juga menegaskan, tak adil jika telat gabung pemusatan latihan timnas U-23 Malaysia, saat teman-temannya on time.
Melihat masalah ini, kemungkinan pemain beberapa tim lain juga berada pada situasi yang sama.
Sebelumnya, Kim Swee juga dipusingkan masalah seperti ini jelang kualifikasi Piala Asia U-23 2018 di Bangkok pada 2017.
Saat itu, trio pemain Johor Darul Takzim seperti Nor Azam, Davies, Safawi Rasid dan Haziq Nadzli serta duo pilar Penang FA, Syamer Kutty Abba dan S Kumaahran tak dilepas klubnya.
Baca: Luna Maya Jadi Ratu Horor, Ini 4 Artis Cantik yang Juga Pernah Perankan Sosok Hantu
Baca: Luna Maya Menjelma Jadi Sosok Sang Ratu Horor, Suzzanna! Lihat Fotonya
Pada kasus Asian Games 2018 ini, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga tak bisa berbuat banyak.
Sebab, agenda ini tidak terikat dengan kalendar FIFA dan klub berhak tak melepas pemain mereka.
Pada Asian Games 2018, timnas U-23 Malaysia juga memanggil tiga pemain senior.
Mereka adalah Baddrol Bakhtiar dan Rizal Ghazali dari Kedah FA serta Aidil Zafuan Abd Radzak (JDT).
Namun, beberapa tokoh menilai persoalan internal timnas U-23 Malaysia yang disebabkan sikap klub-klub Negeri Jiran sangat disesalkan.
Sebab, timnas U-23 Korsel saja yang memiliki skuat lengkap tetap memanggil dua bintang mereka pada Piala Dunia 2018, penyerang Son Heung-min dan kiper Cho Hyun-woo.
Padahal, Son juga seharusnya kembali ke Liga Inggris untuk membela Tottenham Hotspur.
Premier League 2018-2019 juga memulai kompetisi pada 11 Agustus atau tiga hari sebelum sepak bola Asian Games 2018 mulai. (*)
Like Pontianak Fantastis on Facebook:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/timnas-u-23-malaysia_20180721_104529.jpg)