Sutarmidji Mengaku Kecolongan Ada Pegawai Pindahan Tersangkut Korupsi

Sama juga dengan pengajuan pegawai lainnya, misalnya mengajukan ikut lelang jabatan di Provinsi DKI Jakarta.

Sutarmidji Mengaku Kecolongan Ada Pegawai Pindahan Tersangkut Korupsi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Wali Kota Pontianak, sutarmidji melihat para kepala OPD menandatangani komitmen menyelesaikan segala temuan di OPD nya masing-masing, di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (16/7/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sangat selektif mengabulkan permohonan pengajuan pindah PNS dari luar kota, termasuk juga yang ingin keluar dari pemkot.

Hal ini disampaikan langsung Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menyikapi banyaknya Apartur Sipil Negara (ASN) yang mau bertugas di Pemkot Pontianak.

"Pontianak selalu selektif menerima pindahan ASN dari daerah luar dan begitu juga melepas ASN. Apalagi saat ini ASN Pemkot banyak berkurang," ucap Sutarmidji di ruang kerjanya, Kamis (19/7/2018).

Ia menjelaskan, sempat kecolongan 3-4 orang ASN yang pindah ke Pontianak ternyata mereka bermasalah di daerah asalnya.

"Ternyata dia ada kasus pidana korupsi dan ada juga kasus lainnya, makanya saya katakan saya sangat ketat menerima dan melepas ASN yang ada," tegasnya.

Midji sudah menegur seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tak mudah melepas pegawainya.

"Sama dengan daerah, katanya kurang guru dan tenaga kesehatan, tapi mengapa dilepas. Sebagian besar yang mau masuk di Pontianak adalah guru dan perawat. Kenapa dibiarkan untuk pindah ke Kota Pontianak tapi kami selektif menerimanya," ujar Midji.

Dikatakannya, setap ASN yang mau pindah ke pemkot harus dites psikologinya, apabila hanya menunjuk cukup potensial maka langsung ditolak dan tak diterima masuk Pemkot Pontianak.

"Bukannya ape, biasanya yang dilepas itu pasti yang bermasalah dan tak genah. Kecuali suaminya TNI-Polri yang tugasnya di mana-mana," tegasnya.

Bahkan ada juga dari Pulau Jawa disebutnya hanya menjadikan Kalbar sebagai batu loncatan, baru saja 2-3 tahun jadi ASN langsung meminta pindah ke Jawa.

Halaman
1234
Penulis: Syahroni
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved